Suara.com - Teleskop ini tidak hanya menyaingi teleskop terbesar sebelumnya, Arecibo Telescope di Puerto Rico, dengan lebar 300m, tetapi juga sepuluh kali lebih sensitif. Hal ini diungkap Zheng Xiaonian, wakil direktur dari China National Astronomical Observatorium, yang berada di belakang pembangunan FAST.
Teleskop ini menelan investasi sebesar 1,2 miliar yuan atau kisaran Rp. Perangkat ini diyakini dapat membuka jawaban pada evolusi alam semesta melalui mempelajari distribusi hidrogen netral, dan juga akan mengkompilasi data dalam jumlah besar pada fenomena fisik dalam ruang, seperti pulsar dan lubang hitam.
"Pencarian kali ini lebih menyeluruh," kata Jane Johnson, profesor masalah keamanan nasional di AS Naval War College di Newport, Rhode Island.
Johnson mengatakan, optimisme bangkit sejak munculnya Terobosan Initiative, sebuah rencana 100 juta dolar AS untuk survei 100 galaksi terdekat yang telah didukung oleh miliarder pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan ilmuwan Inggris Stephen Hawking.
Proyek ini pertama kali diperdebatkan pada tahun 1993 sampai ilmuwan menetap di sebuah situs yang tepat. Seorang pejabat mengatakan bahwa upacara seremoni pengukuhan akan diadakan pada hari Minggu, (25/9/2016) sebagai sinyal realisasi mimpi Partai Komunis yang berkuasa untuk membentuk Cina menjadi pemimpin dunia di bidang ilmu.
Dr Douglas Vakoch, presiden METI International, mengatakan teleskop akan dilengkapi dengan kemampuan pemrosesan sinyal untuk memindai alien.
"FAST akan mencari tanda-tanda peradaban luar bumi di sekitar bintang lain, mencari sinyal radio yang menonjol seperti apa pun yang ada di alam semesta," kata Dr Vakoch seperti dikutip The Telegraph, Sabtu (24/9/2016).
Pengunjung dapat melihat luasan angkasa dari platform observasi khusus yang berada di puncak gunung. Dek dapat dicapai dengan memanjat tangga panjang yang dilapisi dengan papan informasi dengan berbagai tanda-tanda zodiak dan ilmuwan terkenal, seperti Stephen Hawking dan James Watt.
Daerah lokal Pingtang telah bersiap-siap untuk peluncuran besar tersebut.
Sementara itu, Profesor Andreas Wicenec, dari Pusat Internasional untuk Radio Astronomy Penelitian di Australia menjelaskan, FAST sebagai keajaiban teknik (yang) tidak diragukan lagi dalam menampilkan kemampuan Cina.
Dia juga mengatakan, Cina telah membuat terobosan luar biasa dalam mengembangkan perangkat keras teknologi yang diperlukan untuk menganalisis data yang teleskop menemukan.
"Cina memiliki semua itu. Dua komputer tercepat di dunia berada di Cina dan tercepat adalah semata-mata dibangun menggunakan teknologi Cina. Cina memiliki banyak uang yang bersedia untuk menghabiskan pada ilmu pengetahuan,"katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP