Suara.com - Setelah memperkenalkan 7 generasi sistem operasi Android dalam 8 tahun terakhir, Google dikabarkan akan membawa angin segar dalam ranah sistem operasi Android lewat Andromeda OS. Andromeda OS adalah hasil kawin silang antara sistem operasi Android dengan ChromeOS yang akan difokuskan untuk perangkat 2 in 1.
Baru-baru ini beredar kabar, bahwa Google tengah menyiapkan sebuah perangkat laptop 2 in 1 yang akan menggunakan Andromeda OS. Huawei yang sudah lama menjadi partner Google Nexus kabarnya menjadi vendor yang akan bertanggung jawab untuk membuat perangkat pertama Andromeda OS.
Dengan sistem operasi Android pada smartphone, Andromeda OS berfungsi lebih maksimal pada perangkat 2 in 1 seperti laptop yang bisa digunakan sebagai laptop. Dengan Andromeda OS, Google ingin mencoba menggulingkan dominasi sistem operasi Windows dengan sistem operasi baru yang didukung banyak fitur canggih dan aplikasi yang beragam.
Nantinya, perangkat laptop Andromeda OS besutan Huawei yang disebut Pixel 3 akan hadir seperti Microsoft Surface Pro atau iPad Pro milik Apple, yakni mengusung layar seluas 12 inci. Laptop ini akan dibekali dengan dukungan GPS, Bluetooth, dan NFC seperti smartphone. Namun, dibekali kemampuan multitasking layaknya laptop profesional.
Selain laptop, kabarnya Andromeda OS juga akan hadir dalam bentuk tablet. Tablet Andromeda OS besutan Huawei ini akan mengusung layar 7 inci. Untuk spesifikasinya sendiri, tablet Pixel ini akan hadir dengan chipset Snapdragon 820, RAM 4 GB dan kamera 13 megapiksel.
Google berencana memperkenalkan Andromeda OS pada tanggal 4 Oktober mendatang. Dalam event tersebut, Google juga disebut-sebut akan memperkenalkan smartphone Google Pixel. Namun, belum diketahui secara pasti apakah Google juga akan memperkenalkan laptop Andromeda OS atau tidak. Jika tidak, maka kemungkinan besar laptop dengan Andromeda OS ini baru bisa hadir tahun 2017 mendatang.
| Published by Jalantikus.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis