Suara.com - Apple diketahui tengah melalukan penyelidikan dan memutuskan memecat beberapa pekerjanya. Kasus ini bersumber dari beredaranya puluhan foto mesra yang disinyalir dilakukan oleh para pegawainya, seperti yang dikatakan Brisbane Courier-Mail, dikutip dari BBC, Jumat (14/10/2016).
Meskipun begitu, dari penyelidikan yang dilakukan tidak ada yang menunjukkan foto diambil secara diam-diam atau dicuri. Tidak ada seorang pun yang difoto tanpa sepengetahuannya, dan terlihat foto diambil berdasarkan permintaan.
Foto-foto yang beredar tersebut termasuk lebih dari 100 foto close-up dan gambar intim sesuai dengan apa yang disampaikan Courier-Mail, dikatakan gambar tubuh-tubuh perempuan telah dibagikan.
Surat kabar itu mengatakan, pelanggaran privasi terungkap, setelah seorang pekerja menyadari seorang teknisi toko melihat-lihat ponsel milik pelanggan di ruang perbaikan.
Salah seorang staff mengatakan kepada surat kabar, hal serupa juga terjadi di beberapa toko Apple Australia, termasuk di Sydney. Apple mengatakan, jika tuduhan tersebut benar, maka akan menjadi pelanggaran kebijakan dalam perilaku bisnis perusahaan.
"Apple percaya dalam memperlakukan semua orang sama dan dengan hormat, dan kami tidak mentolerir perilaku yang bertentangan nilai-nilai kita," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Kami telah bertemu dengan tim toko kami untuk menginformasikan kepada mereka tentang penyelidikan dan memberitahu mereka tentang langkah-langkah yang diambil Apple untuk melindungi privasi mereka," tulis pernyataan tersebut.
Komisaris Privasi Australia juga melihatnya sebagai dugaan pelanggaran privasi.
"Kami menyadari laporan dan akan membuat pertanyaan dengan Apple untuk mencari informasi lebih lanjut," kata komisaris Timothy Pilgrim.
"Ini merupakan peringatan penting bahwa semua organisasi yang mengumpulkan dan mengelola informasi pribadi perlu untuk menanamkan budaya privasi dan memastikan karyawan memahami tanggung jawab mereka," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?