Suara.com - Pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang digelar di Jakarta Convention Center, Indocomtech 2016 dengan tema “Gadget is Everywhere” telah ditutup Minggu (6/11/2016) malam. Sayang, nilai transaksi yang tercatat di ajang yang diselenggarakan selama lima hari (2-6 November) tidak berhasil memenuhi target.
Transaksi yang tercatatkan hingga penutupan sebesar Rp600,89 miliar. Sedangkan sebelum pelaksanaan, pihak penyelenggara mengincar transaksi senilai Rp650-660 miliar. Meski tidak memenuhi target, pencapaian transaksi 'sedikit' melebihi nilai transaksi di tahun lalu yang tercatat Rp600,76 miliar.
Sementara itu, jika dilihat dari jumlah pengunjung yang datang di tahun ini pun mengalami penurunan. Indocomtech 2016 menarik 192.126 pengunjung. Sedangkan di tahun lalu mencapai 235.000 orang.
Hal yang paling dikhawatirkan penyelenggara adalah kondisi keamanan sekitar lokasi penyelenggaraan yang dirasa cukup mengkhawatirkan pengunjung untuk datang.
"Hari Jumat biasanya ramai, tapi karena kondisi aksi demo bisa membuat pengunjung khawatir datang," tutur kata Dewan Pembina Apkomindo, Frans Budi Pranata, usai membuka pameran beberapa waktu lalu.
Namun, Indocomtech kali ini mengalami peningkatan bisnis bagi peserta karena telah mempertemukan lebih dari 100 produsen dari Taiwan, Hongkong dan China dengan lebih dari 70 buyers dari Indonesia dalam program business matching, beberapa waktu lalu.
Chris Irwan Japari, Dewan Pembina Yayasan Apkomindo mengungkapkan, harapan dari Yayasan APKOMINDO agar Program business matching BRI Indocomtech 2016 dapat menjadi wadah networking baru bagi para pemain industri.
“Program business matching diselenggarakan untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal dan para pengusaha internasional, kami harap akan memfasilitasi para pelaku industri untuk menjalin hubungan serta menciptakan kolaborasi bisnis yang berpotensi memperkuat usaha mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat,” ujarnya.
Pada hari penutupan, pengunjung dimanjakan dengan berbagai promo menggiurkan. Point2000 menggelar penjualan handphone seharga Rp 75 ribu, Samsung menggelar program “Happy Hour” selama 30 menit dari pukul 17.00-17.30, Lenovo menarik pengunjung dengan “Kejutan Extra Lenovo” yang menawarkan berbagai produk unggulan dari lini produk smartphone Lenovo, tak ketinggalan produk-produk aksesoris yang digelar dengan diskon yang luar biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan