Suara.com - Hoax dan informasi berisi fitnah penuh kebencian sedang jadi tren di media sosial, baik itu Twitter, Facebook, atau Instagram, beberapa bulan terakhir.
Yang paling terbaru dan paling heboh, disebar pekan ini. Ketika seorang pengguna Facebook mengunggah foto Gubernur Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama dan dengan semena-mena menuding botol air mineral di mejanya adalah minuman keras.
"Orang saat ini saling serang menggunakan informasi hoax. Kita dikotak-kotakkan dengan hoax. Bangsa ini di ambang perpecahan," kata Anita Wahid, aktivis sosial, dalam Deklarasi Masyarakat Anti Hoax di Cikini, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
Anita, yang juga putri Presiden Keempat Abdurrahman Wahid, mengatakan bahwa hoax kini ramai di media sosial digunakan untuk menyebarkan kebencian berlatar belakang agama dan pilihan politik.
"Orang menciptakan rasa curiga dan kebencian. Kita kini mudah dikotak-kotakan," imbuh dia.
Keprihatinan Anita ini diamini oleh Septiaji Eko Nugroho, Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax. Aji mengatakan bahwa hoax, fitnah, dan hasutan di media sosial telah bisa memicu konflik antara komunitas di Tanah Air.
"Contohnya pembakaran rumah ibadah di Sumatera. Peristiwa itu dipicu oleh hoax yang disebar di media sosial," kata Aji mengacu pada peristiwa pembakaran vihara di Tanjung Balai, Sumatera Utara pada Juli lalu.
Keprihatinan ini yang kemudian menggerakan Aji dan rekan-rekannya membentuk komunitas Masyarakat Indonesia Anti Hoax. Ia mengklaim komunitasnya ini didukung oleh beberapa tokoh nasional seperti Asyumardi Azra, Komarudin Hidayat, Nia Dinata, Goenawan Muhamad, Erry Riyana Hardjapamekas, Nezar Patria, dan Anita.
Komunitas ini, jelas Aji, bertujuan untuk memerangi informasi-informasi hoax yang menyesatkan di media sosial. Komunitas ini akan berusaha mensinergikan komunitas-komunitas anti hoax yang sudah lebih dulu terbentuk di Tanah Air.
Selain itu Masyarakat Indonesia Anti Hoax juga membuat sebuah situs, turnbackhoax.id, untuk menangkal informasi-informasi sesat. Website ini, kata Aji, akan sangat mengandalkan keterlibatan publik atau khususnya para pengguna media sosial dalam memerangi informasi hoax.
"Ayo kita mulai aktif terlibat untuk bicara soal hoax, memeriksa semua informasi hoax, dan jangan percaya pada informasi hoax. Mari kita mulai dari hal-hal yang kecil," tutup Anita.
Berita Terkait
-
[HOAKS] Link Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026
-
OJK Ungkap Fakta Daftar Bank Bangkrut
-
Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"
-
Membongkar Operasi Informasi dari Gelombang Video Hoaks 'China Bantu Gaza'
-
Lasarus: DPR Dukung Mendes Tutup Alfamart dan Indomaret Adalah Hoax dan Tendensius
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bank Mandiri Jadi Sorotan Lagi! Nasabah Dihina Kampungan oleh Pegawai, Minta Maaf Setelah Viral
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya