Tekno / sains
Liberty Jemadu
Ikan penis atau Urechis unicinctus dijual di sebuah pasar di Busan, Korea Selatan (Youtube/suara.com)/

Suara.com - Sebuah video yang menayangkan tanya jawab antara Presiden Joko Widodo dan seorang bocah sekolah dasar sedang viral di antara para netizen Tanah Air pada Kamis (26/1/2017).

Dalam video yang ramai dibagikan di Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya itu, Jokowi meminta bocah SD tersebut untuk menyebut tiga nama ikan. Jika jawabannya benar, bocah itu akan dihadiahi sepeda.

Tak ada masalah ketika bocah itu menjawab ikan teri dan ikan paus. Tetapi ketika dengan polosnya ia menyebut "ikan kont*l" di hadapan Presiden, sontak para hadirin dalam forum tersebut tertawa.

Belakangan bocah polos itu mengoreksi jawabannya menjadi ikan tongkol. Peristiwa itu sendiri berlangsung hari ini dalam pembukaan sebuah pameran pendidikan di Kemayoran, Jakarta.

Ikan penis

Sebagai informasi lema "kontol", dalam kamus bahasa Indonesia daring (http://kbbi.kemdikbud.go.id), berarti alat kelami lelaki atau penis.

Uniknya lagi, ikan penis sendiri sebenarnya dikenal di dunia. Bernama latin Urechis unicinctus, binatang laut yang lebih dikenal sebagai ikan penis atau penis fish ini banyak ditemukan di Korea, Jepang dan Cina.

Ikan yang bentuknya memang mirip penis ini bahkan lazim dikonsumsi di Korea Selatan. Ikan penis ini bahkan banyak dijual di pasar-pasar di Korsel.

Dalam sebuah artikelnya di 2012 yang bertajuk "Penis Fish, Among The Weirder Things You Can Eat In Asia", Huffington Post menulis bahwa ikan penis ini di Korsel biasa dimakan mentah, dicampur dengan garam dan minyak wijen.

Sementara di beberapa wilayah di Cina, tulis Shanghaiist, ikan penis biasa dimasak bersama sayuran atau dijemur untuk diasinkan.

Binatang laut ini diketahui biasa hidup dalam lubang lumpur pasir pantai. Ikan penis biasa memangsa partikel-partikel makanan kecil yang terbawa air masuk ke dalam liang tempatnya tinggal.

terkini