Suara.com - Google membuka peluang bagi para developer game mobile Android. Google Play menyediakan akses siap pakai ke lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia bagi para developer.
Pada saat yang sama, developer di pasar perangkat mobile yang berkembang pesat seperti Indonesia, memiliki peluang tambahan berupa pengguna lokal dalam jumlah besar yang sangat mengharapkan materi lokal.
Di Google Play, kini ada ribuan developer Indonesia meluncurkan game lokal berkualitas tinggi, seperti “Tahu Bulat” dan “Tebak Gambar”. Kini raksasa mesin pencari itu menggelar ‘Indonesia Games Contest’.
Lomba ini merayakan semangat dan potensi besar para developer game lokal dan memberikan kesempatan agar pemain lokal diperhatikan para ahli industri global dan lokal serta para pemain game dari seluruh Indonesia. Ajang tersebut juga merupakan kesempatan untuk menampilkan karya seni developer lokal dan memenangkan hadiah keren.
Lomba ini terbuka bagi pengembang yang berada di Indonesia dan telah menerbitkan sebuah game baru di Google Play setelah 1 Januari 2016. Berikut beberapa tahapan yang akan dilalui para peserta kontes:
1. Jika memenuhi syarat, kirimkan game sebelum 19 Maret 2017.
2. Game yang masuk akan dievaluasi oleh tim Google Play serta pakar industri dan 10 finalis terbaik akan diumumkan pada awal April 2017.
3. Sebanyak 15 finalis akan menampilkan game mereka pada acara final di Jakarta, pada 26 April 2017.
4. Pemenang dan pemenang tambahan akan diumumkan pada acara final.
Baca Juga: Sebut TNI AU "Banci", Pengguna Twitter Ini Minta Maaf
Tertarik? Segera ke situs resmi Google untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan mengirim game andalan Anda!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan