Suara.com - Acara debat kedua Pilkada DKI Jakarta yang digelar KPU DKI pada Jumat (27/1/2017) malam di Hotel Bidakara, masih menyisakan beberapa catatan menarik. Selain materi debat dan pernyataan para pasangan calon (paslon), tema soal moderator misalnya, masih cukup banyak dibicarakan netizen warga Indonesia.
Satu hal yang juga cukup menarik sebenarnya adalah soal penampilan para paslon di debat kali ini, dalam arti pakaian dan atributnya. Jika pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat masih kompak dengan kemeja kotak-kotaknya, sementara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pun masih berkemeja putih, penampilan paslon nomor urut satu sedikit berbeda kali ini dibanding debat pertama.
Di debat kali ini yang dipandu Eko Prasojo dan Tina Talisa, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni atau Agus-Sylvi tampak mengenakan jaket bomber sebagai aksen penampilan mereka. Jaket yang beberapa waktu belakangan populer kembali setelah sempat dipakai Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bahkan tidak hanya dipakai Agus-Sylvi, namun juga oleh sejumlah besar pendukung mereka, bahkan juga keluarga Agus seperti istrinya Annisa Pohan, sang adik Edhie Baskoro Yudhoyono dan ibunda Ani Yudhoyono.
Hanya saja ketika melongok media sosial Twitter yang senantiasa memunculkan trending topics (dalam hal ini se-Indonesia) untuk hal-hal menarik yang diperbincangkan atau menjadi perhatian khalayak, jaket bomber ternyata tidak ada di sana --bahkan sampai berjam-jam setelahnya. Entah apakah karena memang tidak didukung atau di-push sama sekali oleh tim cyber atau tim sosmed Agus-Sylvi, ataukah karena sebenarnya aspek ini memang nyatanya kurang menarik.
Padahal di timeline, pembicaraan tentang jaket bomber dalam debat itu bukannya tidak ada sama sekali. Bahkan beberapa media online pun terlihat sempat menulisnya, seperti antara lain lewat akun CNN Indonesia, Detik TV, juga Rimanews.
Di kalangan netizen sendiri memang, sejumlah besar komentar malam tadi terkait jaket bomber Agus-Sylvi, tampaknya justru bernada negatif. Antara lain misalnya seperti diungkapkan sejumlah pemilik akun berikut ini.
Baca Juga: Terungkap, Motif Eks-Pegawai Kemenkeu Ingin Gabung ISIS
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Babak Terakhir di Night City, CDPR Umumkan Tak Ada Lagi DLC untuk Cyberpunk 2077
-
Xiaomi Pad 8 Series: Tablet Android Pertama dengan PC-Level WPS Office untuk Kerja Profesional
-
5 Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh Termurah 2026, Kuat 2 Hari Tanpa Charger
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Maret 2026: Raih 20 Ribu Gems dan Kilas Balik 115-117
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar