Suara.com - Salah satu topik yang sedang menghebohkan di jagad dunia maya ialah aksi Chief Executive Officer (CEO) Google Sundar Pichai membalas lamaran kerja seorang anak berusia tujuh tahun. Melalui surat balasan Pichai yang beredar di dunia virtual itu, ahli pembaca tulisan dan tanda tangan Kathy McKnight membocorkan karakter sang bos Google.
Menurut McKnight, Pichai teramat mengutamakan logika dan otak kiri.
"Melalui tanda tangannya yang miring, bisa saya katakan bahwa orang ini (Sundar Picahi) sangat percaya pada data dan statistik. Jadi, tindakannya membalas surat lamaran seorang anak adalah sesuatu yang cukup besar," kata McKnight seperti dilansir dari Business Insider, Jumat (17/2/2017).
Pichai yang mulai bekerja di Google pada 2004, ucap McKnight, memiliki tanda tangan samar dan sangat sulit terbaca tulisannya. Hal itu ditambah lagi oleh perpaduan garis-garis tambahan dan titik.
"Kombinasi semua itu menandakan ada banyak sekali di kepala sang CEO yang dirahasiakan oleh dia. Sesuatu yang kita belum tahu, atau tak akan pernah tahu. Sesuatu yang ia selalu tutup rapat," tuturnya.
"Garis di ujung namanya dalam tanda tangan tersebut memperlihatkan ia orang yang sangat berkeinginan untuk sukses dengan sangat cepat. Garis bawah di tanda tangan itu mengungkapkan sebuah perjalanan panjang mendapatkan kepercayaan diri," sambung McKnight.
Perjalanan karier Pichai sendiri terhitung brilian. Dalam 11 tahun terakhir masa kerjanya di Google, ia berkembang terus dari posisi head of Chrome business, tangan kanan Co-founder Google Larry Page, hingga akhirnya menjadi CEO pada 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi