Suara.com - Email adalah salah satu harta berharga bagi para hacker, karena biasanya berisi data-data penting tentang penggunanya. Karenanya tak heran jika beberapa waktu belakangan Anda sering membaca berita soalnya dibobolnya jutaan akun email oleh para peretas.
Di antara beberapa layanan email gratisan, Gmail adalah salah satu yang serius menjaga keamanan para penggunanya. Layanan milik Google ini menyediakan fitur security dan privacy yang cukup tangguh, sehingga kamu yang memanfaatkannya lebih aman saat menggunakannya.
Berikut ini cara mengamankan Gmail yang bisa kamu coba:
1. Periksa Filter yang Aktif di Akun Gmail
Fitur filter sangat bermanfaat untuk mengamankan akun Gmail. Namun di tangan penjahat cyber, fitur ini justru bisa menjadi backdoor atau celah untuk mencuri kendali akun kamu.
Untuk memastikan bahwa akun Gmailmu aman, kamu bisa memeriksanya dengan cara klik ikon gear yang ada di sebelah kanan atas.
Selanjutnya pilih menu Settings, pilih tab Filters and Blocked Addresses dan periksa apakah ada filter asing yang belum pernah kamu masukkan sebelumnya.
Jika ada, segera hapus filter tersebut. Untuk meningkatkan keamanan akun Gmail milikmu, kamu juga bisa menambahkan beberapa daftar alamat yang tidak kamu inginkan di sini.
2. Cabut Akses dari Sumber yang Tidak Jelas
Akun Google kini bisa digunakan untuk masuk ke berbagai layanan yang ada di internet. Bahkan, kini banyak aplikasi yang telah mendukung sistem login dengan menggunakan akun Google. Namun perlu diperhatikan, hal ini juga bisa menjadi celah untuk memperoleh akses ke akun Google ataupun Gmail milikmu. Karena itu, ada baiknya kamu mencabut akses dari sumber yang tidak jelas atau tidak kamu kenal.
Untuk melakukannya, kamu harus masuk ke akun Google. Di situ akan ditampilkan banyak aplikasi yang menggunakan beberapa informasi yang ada di akun Google milikmu. Untuk mencabut akses aplikasi dari sumber tidak jelas, yang perlu kamu lakukan cukup klik tombol remove.
3. Gunakan Plugin Keamanan Tambahan
Cara mengamankan Gmail yang ketiga adalah menggunakan Plugin keamanan tambahan. Salah satu plugin keamanan yang cukup populer adalah WOT.
Plugin ini juga bisa memberitahumu apakah website yang kamu akses bisa dipercaya atau berbahaya. Selain itu kamu juga bisa menggunakan aplikasi enkripsi untuk mengenkripsi email yang akan kamu kirim.
4. Tingkatkan Keamanan Recovery Email
Fitur lupa password adalah celah yang cukup sering dimanfaatkan penjahat cyber untuk mencuri akun, termasuk akun Gmail. Saat ini, Google mengembangkan sistem recovery email dengan memanfaatkan akun email cadangan atau nomor ponselmu. Karena itu, pastikan untuk mengisi keduanya, terlebih jika akun Gmail milikmu memang benar-benar berharga.
Untuk memastikan apakah recovery email dan recovery phone yang terdaftar sudah benar, kamu bisa masuk ke akun Google milikmu dan masuk ke menu sign-in & security.
5. Jangan Pernah Percaya dengan Siapa Pun
Mungkin ini terdengar terlalu paranoid. Tapi, kalau akun Gmailmu memang benar-benar penting dan kerap digunakan untuk mengirim data-data yang cukup sensitif, sebaiknya jangan pernah percaya jika ada pihak tertentu yang menanyakan informasi seperti password atau informasi pribadi lainnya.
Informasi pribadi yang kamu miliki sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menebak password atau memperoleh akses ke akun Gmail dengan cara lain. Karena itu, jangan berikan informasi ini begitu saja.
Artikel Menarik Lainnya:
Cara Browsing Tanpa Koneksi Internet Di Google Chrome
Trik Untuk Tingkatkan Sinyal HP Dengan Modal Goceng!
5 Cara Menghapus Program Bandel yang Susah di Uninstall
| Published by Jalantikus.com |
Berita Terkait
-
Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film
-
Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat
-
Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood
-
Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan