Suara.com - Facebook kerap mendapat kecaman karena kebijakan sensornya. Raksasa jejaring sosial itu telah melarang sebuah rumah lelang menampilkan gambar sebuah lukisan klasik.
Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu menilai, lukisan tersebut bertema dewasa. Karya seni, Women Lovers, dibuat pelukis minyak Charles Blackman. Lukisan itu menunjukkan sepasang kekasih sesama jenis, tengah berbaring di tempat tidur, dan di sampingnya terdapat seekor kucing yang sedang berbaring.
Rumah lelang Australia Mossgreen awalnya mempromosikan pada halaman Facebook-nya. Kemudian, gambar itu diblokir karena dinilai sebagai iklan layanan atau produk dewasa.
Chief Executive Mossgreen Paul Summer mengatakan kepada BBC, keputusan itu "konyol". Lukisan itu, tambahnya, merupakan gambar yang sangat indah dan tidak terang-terangan menggambarkan seksual dalam bentuk apapun.
"Ini seperti kembali ke tahun 1950-an. Ini konyol untuk menyensor hal semacam ini," tegasnya.
Lukisan tersebut diharapkan dapat dijual dan mendapat ribuan dolar di lelang pekan depan.
Namun Facebook teguh dengan keputusannya.
"Iklan tersebut menyebabkan sentimen pengguna menjadi negatif dan kami memiliki toleransi nol terhadap iklan tersebut," jawab Facebook.
Berita itu menambah deretan panjang kebijakan sensor Facebook yang berujung pada pemblokiran di sebuah situs. [Express]
Baca Juga: Lelaki Tua Ini Berani Cium Kening Raja Salman, Siapa Dia?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim