Suara.com - Apple telah mengambil langkah-langkah baru dan ekstrim untuk membuat iPhone tidak bisa diperbaiki lagi. Perusahaan ini sekarang mengunci software untuk mencegah perbaikan yang biasa dilakukan mandiri dari bagian-bagian tertentu telepon.
Secara khusus, tombol rumah iPhone 7 dan iPhone 7 Plus tidak dapat diganti pengguna. Hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana produk masa depan Apple dan masa depan industri perbaikan independen berkembang.
Tombol home iPhone 7 hanya akan bekerja dengan tombol home asli. Kalau rusak dan perlu diganti, hanya akan bekerja jika dikalibrasi ulang di Apple Store.
Tombol home memiliki dua fungsi, yakni Sentuh ID, untuk membuka telepon dan fungsi kembali ke menu awal. Di iPhone 5S, 6, dan 6S, tombol rumah home akan memecahkan fungsi TouchID telepon, tapi fungsi tombol kembali ke menu awal masih bekerja.
Ponsel ini masih bisa terkunci dan dibuka seperti biasa dengan memasukkan nomor pin, menunjukkan bahwa dua fungsi adalah potongan-potongan terpisah dari perangkat lunak yang tidak terikat bersama-sama.
Di iPhone 7, baik Sentuh ID dan fungsi kembali ke menu awal, terkunci perangkat lunak jika Anda mengganti tombol. Mengunci Sentuh ID setidaknya memang berfungsi dalam hal keamanan, tetapi mengunci fungsi kembali ke menu awal, tampaknya menjadi langkah yang dinilai menghambat bisnis perbaikan independen dan konsumen.
Apple belum berkomentar tentang masalah ini. Tapi perlu dicatat bahwa tombol home baru merupakan bagian yang solid, tetapi menggunakan komponen terpisah yang dapat dihapus dan dipindahkan ke ponsel lain tanpa merusaknya.
"Tidak mendukung fungsi menu, tidak masuk akal," ujar Justin Carroll, pemilik FruitFixed, sebuah bengkel iPhone independen.
Menurutnya, hal ini akan mempersulit konsumen terutama setelah satu tahun masa garansi telah usai.
Baca Juga: Rumah Duka Pesenetron Renita Sukardi Penuh Haru Keluarga
Sebuah Apple Store Genius menegaskan bahwa tombol home hanya diganti di Apple Store dan hanya bisa diperbaiki dengan menggunakan milik Apple "iPhone Kalibrasi Machine."
Dalam video, Michael Oberdick, pemilik perbaikan iPhone toko independen iOutlet, menukar penampilan depan dan tombol home dari dua perangkat iPhone 7. Ketika menukarnya, telepon menampilkan pesan error yang mengatakan "Tombol Home Perlu Diperbaiki".
Fungsinya dinonaktifkan dan "Assistive Sentuh" secara otomatis muncul pada perangkat. Oberdick mengatakan bahwa untuk ini dibutuhkan perbaikan perusahaan pihak ketiga. Artinya, mereka sering tidak dapat menjamin kepada pelanggan bahwa mereka dapat memperbaiki layar mereka yang retak, karena kerusakan tombol home sering tidak jelas.
"Jika ada kerusakan pada tomboh home di iPhone 7 atau 7 Plus, kita tidak bisa menggantinya," kata Oberdick.
Hal ini mungkin terdengar seperti masalah esoteris dan sampai batas tertentu, penggantian layar tetap bisa dilakukan asalkan tombol home asli . Nanti, dengan hati-hati akan diperbaiki dan dipindahkan ke layar baru.
Sebetulnya, ini bukan pertama kalinya Apple mencoba mengunci paksa perangkat lunak pada iPhone. Tahun lalu, "Error 53", pembaruan perangkat lunak ponsel yangmengganti layar iPhone nereka oleh bengkel pihak ketiga. [Motherboard]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 20 Juni 2026: Spesial Diskon 90% Kampus Icon dan Panen Token Eclipse
-
iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra: Raja Flagship Kamera, Mending Mana?
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak
-
Terpopuler: HP Chipset Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan Samsung Rp2 Jutaan
-
Lenovo ThinkPad Disebut Siap Hadapi Kondisi Ekstrem, Apa Rahasianya?