Suara.com - Lumi Dolls, sebuah perusahaan rintisan asal Spanyol, berencana untuk membuka sebuah rumah pelacuran yang menyediakan robot-robot mirip manusia untuk melayani kebutuhan seksual pelanggannya di London, ibu kota Inggris.
Perusahaan yang mengklaim sebagai "agensi robot seks pertama dari Eropa" itu mengatakan bahwa rumah pelacuran robot akan menjadi bisnis yang menjanjikan karena mampu menyediakan salah satu layanan paling purba dalam peradaban manusia, tanpa harus melanggar hukum.
Saat ini Lumi Dolls memang hanya menyediakan boneka-boneka seks yang tak bergerak, tetapi perusahaan itu berjanji akan menyediakan jasa seks berbayar memanfaatkan robot-robot yang dirancang sangat mirip manusia.
Perusahaan itu bahkan berjanji akan mengotaki robot-robot tersebut dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial inteligence), sehingga menyajikan pengalaman akan layaknya berinteraksi dengan manusia.
"Banyak orang punya fantasi seksual yang tak bisa mereka praktikan, baik karena malu atau karena kompleksitas fisik yang membuat praktik itu tak bisa dilakukan dengan manusia," kata seorang perwakilan Lumi Dolls kepada Digital Trends.
"Lagi pula, robot tidak seperti manusia yang gemar menghakimi atau melarang-larang," imbuh dia.
Sebelumnya Lumi Dolls sempat membuka rumah pelacuran robot di Barcelona, Spanyol - yang disebut sebagai rumah pelacuran robot pertama di dunia. Tetapi fasilitas kemudian itu ditutup karena diprotes oleh para penjaja seksual manusia.
Tetapi Lumi Dolls tidak kapok dan sudah membuka lagi fasilitas yang sama di kota itu. Harga yang ditawarkan untuk jasa unik itu berkisar mulai 85 dolar AS untuk 30 menit hingga 106 dolar AS untuk setiap jamnya.
Berita Terkait
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ribuan Chat Claude Bocor di Google dan Bing, Begini Cara Mengatasinya
-
Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga