Suara.com - Menciptakan sebuah game tidak melulu soal kesenangan. Beberapa pengembang, memilih jalur yang tidak biasa, dengan mengembangkan game bertemakan politik.
Dalam pameran yang bertajuk 'Games and Politics', hubungan antara permainan antara game dengan kepentingan politik coba dijelaskan ke masyarakat awam.
Pameran yang diadakan di Goethe Haus Jakarta ini sudah dimulai sejak 8 Mei.
"Pada dasarnya, kami ingin menampilkan game-game yang bertemakan politik sebagai bagian dari kehudpan bermasyarakat," ujar Ulrike Klose, Public Relation Goethe, Jumat (12/5/2017).
Secara total, ada 16 permainan yang dipamerkan dalam acara kali ini. Semua game tersebut merupakan hasil kurasi dari Goethe-Institut dan ZKM Center for Art dan Media.
Seluruh game yang dipamerkan terbagi dalam enam kategori, yaitu, pengambilan keputusan politik, politik gender, peperangan, pengungsi, pengaruh media, dan peristiwa bersejarah.
Dari pantauan Suara.com. para pengunjung terlihat asyik memainkan game-game yang dipamerkan. Anda dapat berkunjung ke pameran ini secara gratis.
"Cara ini dilakukan juga untuk transfer pengetahuan kepada masyarakat Indonesia," tutupnya.
Berita Terkait
-
Menahan Amarah Saat Main Game: Ujian Kesabaran Ramadan
-
Densus 88: Ideologi Neo Nazi dan White Supremacy Menyasar Anak Lewat Game Online!
-
Orang Tua Wajib Waspada! Kapolri Sebut Paham Ekstrem Kini Susupi Hobi Game Online Anak
-
Mensesneg Klarifikasi: Game Online Tidak Akan Dilarang Total, Ini Faktanya!
-
Tak Hanya Game! Politisi PKB Desak Pemerintah Batasi Medsos Anak Usai Insiden Ledakan SMA 72 Jakarta
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?
-
Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak
-
4 Pilihan Samsung Galaxy S Series yang Turun Harga 2026, S25 Ultra Anjlok sampai 4 Juta
-
Motorola Razr Fold FIFA World Cup 26 Edition Rilis di Asia, Ada Logo Emas 24 Karat
-
Alat Pelacak Moto Tag 2 Rilis: Pesaing Apple AirTag, Baterai Tahan 600 Hari
-
5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
-
Instagram Luncurkan Instants, Fitur Foto Rahasia Mirip BeReal yang Langsung Masuk DM
-
7 Tablet Murah Rp1 Jutaan Mei 2026, Spek Terbaik untuk Belajar dan Hiburan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i dan Yoga Slim Terbaru Hadir dengan Prosesor Intel Panther Lake
-
Bocoran Galaxy Unpacked 2026: Samsung Siapkan Kacamata Pintar dan HP Lipat Anyar