Suara.com - Siap-siap para gamers, Niantic sebagai pengambang Pokemon GO bakal menghadirkan permainan saingan. Perusahaan mengklaim, gamers akan dibuat 'ketagihan' dengan permainan anyar yang diperuntukkan bagi perangkat iOS seperti iPhone.
Menariknya, permainan ini merupakan jenis game Pokemon yang lain, yang disebut Pokemon: Magikarp Jump.
Untuk saat ini, permainan hanya tersedia di toko aplikasi Italia, tapi kemungkinan akan diluncurkan ke negara lain dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
Sama seperti Pokemon GO, game ini bebas diunduh dan bergantung pada pengguna yang membayar Microtransactions dalam game, untuk membantu membuat Nintendo Company dari Pokemon Company.
Permainannya akan mulai dengan diperkenalkan kepada Profesor Karp, tokoh yang akan mengenalkan dunia Pokémon kepada Anda. Bila gamers menemukan seekor Magikarp, kemudian akan diminta menyelesaikan misi yang membawa Magikarp Anda melawan Magikarp lain, untuk melihat mana yang bisa melompat paling tinggi.
Berikut sedikit informasi lebih lanjut tentang permainan dikutip dari mynintendonews.com. Sedikitnya 20 jenis Magikarp yang berbeda untuk dikumpulkan, gamers juga dapat membeli hiasan untuk tangki Magikarp Anda yang memiliki berbagai bonus.
Anda akan mendapatkan lencana dan permainan akan menyelamatkan gambar agar Anda dapat berbagi tentang kemenangan Anda. Saat ini, ada 6 lencana untuk dikoleksi. Pokémon yang bisa Anda buka sebagai pendukung adalah Pikachu, Charizard, Snorlax, Slowpoke, Litten, Rowlet, Popplio, Piplup, Meowth dan Bulbasaur. Poplup, Meowth dan Bulbasaur dapat ditemukan saat Anda menyelesaikan dunia lain, selebihnya bisa diperoleh dengan dibeli.
Bila Anda kalah, Magikarp Anda dilepaskan ke alam bebas tapi kadang-kadang akan kembali lagi di latar belakang, tetapi Anda harus menangkap yang baru dan memulai area yang baru lagi. [Daily Star]
Baca Juga: Begini Cara Niantic Blokir Pemain Curang Pokemon GO
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami