Suara.com - Ahli fisika Inggris, Stephen Hawking terkenal dengan gagasan-gagasan anehnya tentang koloni manusia di luar angkasa. Kali ini, dia mengeluarkan pernyataan baru cukup membuat masyarakat tercengang.
Dalam paparannya di festival sains Starmus di Trondheim, Norwegia, sangat penting bagi manusia untuk membangun koloni di Mars dan Bulan.
Ia juga mengatakan bahwa sudah saatnya manusia membangun "Bahtera Nuh" untuk membawa segala jenis hewan dan tumbuhan ke Bulan, dan menciptakan dunia baru.
Hawking mengatakan bahwa hanya masalah waktu sebelum Bumi dihancurkan oleh serangan asteroid, suhu yang melonjak atau populasi berlebih.
"Saya yakin bahwa manusia perlu meninggalkan bumi. Bumi menjadi terlalu kecil bagi kita, sumber daya alam terkuras pada tingkat yang mengkhawatirkan," ujarnya dilansir Telegraph.
"Menyebar ke luar angkasa benar-benar akan mengubah masa depan kemanusiaan. Bukan tidak mungkin akan menentukan masa depan manusia," imbuhnya,
Profesor Hawking mengatakan bahwa Bulan dan Mars adalah tempat terbaik untuk memulai koloni pertama. Koloni pertama bulan dapat didirikan dalam 30 tahun, dan sebuah pos terdepan akan hadir di Mars dalam 50 tahun.
Ilmuwan tersebut mengatakan bahwa kapal bertenaga nuklir yang didorong oleh cahaya seperti pesawat Star Trek dapat memungkinkan manusia melakukan perjalanan selama bertahun-tahun cahaya.
"Sudah jelas kita memasuki era baru Kolonisasi manusia dan planet. Hal ini bukan lagi fiksi ilmiah, bisa jadi fakta sains," tutup Hawking.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok