Suara.com - Pemerintah Cina terus memperketat kontrol internet. Salah satu caranya secara resmi menutup sebagian layanan WhatsApp.
Kendati tidak seluruhnya diblokir, pengguna WhatsApp di Cina tidak dapat mengirim video dan foto. Bahkan, beberapa diantaranya tidak dapat mengirim pesan teks.
Pakar keamanan juga memverifikasi sebagian gangguan pada WhatsApp, berasal dari sistem filter internet Cina.
"Menurut analisis yang kami hadapi hari ini di infrastruktur WhatsApp, tampaknya Great Firewall memaksakan penyensoran dengan menargetkan fungsionalitas WhatsApp," kata Nadim Kobeissi, seorang kriptografer terapan di Symbolic Software.
Menanggapi hal ini, seorang juru bicara untuk WhatsApp menolak berkomentar.
Gangguan yang terjadi pada WhatsApp aksi terbaru dari "Great Firewall", sistem filter dan kontrol internet milik Cina.
Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah tampaknya telah meningkatkan cengkeramannya terhadap dunia online. Hal itu juga disebabkan undang-undang keamanan cybersecurity yang baru berlaku.
Tindakan pemerintah Cina merupakan kemunduran lain bagi Facebook di Cina. Sebelumnya, Facebook diblokir pada tahun 2009 karena kerusuhan etnis di Cina barat. Selanjutnya, Instagram diblokir tahun 2014 saat demonstrasi terjadi di Hong Kong.
Kendati demikian, Cina memiliki aplikasi pesan lokal yang sangat populer, WeChat. Dengan pemblokiran ini, diprediksi para pengguna WhatsApp akan hijrah ke WeChat. [NY Times]
Baca Juga: WhatsApp Segera Sisipkan Video YouTube di Percakapan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan