Suara.com - Sebuah robot penjaga keamanan telah melakukan aksi "bunuh diri". Dia menenggelamkan dirinya ke air mancur setelah beberapa hari bekerja.
Robot Knightscope K5, yang memiliki kemiripan mencolok dengan Dalek, telah dibawa berpatroli di sekitar pusat perbelanjaan Georgetown Waterfront dan kompleks perkantoran di Washington DC.
Robot K5 ditemukan di kolam air mancur, setelah terjatuh ke dalam air. Robot setinggi 5 kaki, beratnya 300lbs dan memiliki kecepatan maksimum 18 mil per jam.
Knightscope mengklaim robot keamanan lebih baik daripada penjaga manusia, karena tidak pernah bosan dengan pekerjaannya.
Perangkat ini dilengkapi dengan berbagai sensor, termasuk kamera 360 derajat, sensor pencitraan termal, penjelajah dan radar laser, yang memungkinkannya bergerak secara otonom.
Robot K5 dirancang untuk mencegah kejahatan dengan mendeteksi suara abnormal dan perubahan suhu, pemindaian pelat nomor mobil dan memeriksa mereka terhadap database polisi, dan menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk menemukan penjahat terkenal.
Jika mendeteksi ada ancaman keamanan, dia dapat mencicit, bersiul dan membuat suara keras lainnya. Tujuannya untuk menakut-nakuti penjahat. Selain itu juga dapat memperingatkan pihak berwenang setempat.
Seperti dikutip dari Washington Post, Knightscope menggambarkan kejadian di air mancur itu. Perusahaan pun berjanji akan memberikan robot baru secara gratis.
Tentu saja, peristiwa ini tidak luput dari para pengunjung yang meramaikan media sosial. Para netizen membuat berbagai komentar tentang alasan Robot K5 memutuskan mengakhiri hidupnya.
Baca Juga: Robot Seks Bisa Tekan Perdagangan Manusia?
Ini bukan kontroversi pertama yang melibatkan robot Knightscope K5. Awal tahun ini, polisi di California menangkap seorang lelaki setelah dia dalam keadaan mabuk menyerang salah satu robot dan mengetuknya di luar markas besar Knightscope di Silicon Valley.
Penyerang berusia 41 tahun itu, Jason Sylvain, mengatakan bahwa dia ingin "menguji" robot keamanan tersebut. Dia ditangkap karena berkeliaran dan membuat keriuhan di lingkungan publik. [Mirror]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan