Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, bakal calon Gubernur Jawa Barat, Agung Suryamal, menyatakan ingin menghadirkan sebuah terobosan untuk mencegah anak- anak di Jawa Barat menjadi korban bully atau kekerasan. Gagasan ini akan diwujudkan Agung melalui sebuah platform digital yang berfungsi untuk mengawasi anak- anak saat tidak berada di rumah, atau diluar pengawasan orangtua.
“Kami ada gagasan untuk mendevelop sebuah platform khusus untuk melindungi anak- anak ketika tidak sedang berada dalam pengawasan orangtua. Platform yang ingin kita bangun ini akan dilengkapi dengan fitur- fitur untuk mendeteksi keberadaan anak dan untuk mengetahui apakah anak dalam keadaan aman atau tidak,” kata Agung di Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/7/2017).
Platform seperti ini, kata Agung sudah banyak dikembangkan di negara- negara maju dalam bentuk smartwatch dan terbukti efektif dalam mengurangi angka kekerasan pada anak. Teknologi yang sama juga akan diterapkan Agung, sehingga orangtua tidak cemas akan keselamatan sang anak.
“Ketika berada dalam keadaan bahaya atau darurat anak bisa mengirimkan pesan SOS ke orangtua melalui smartwatch yang mereka kenakan. Secara otomatis, orangtua akan menerima notifikasi bahwa anak berada dalam bahaya berikut lokasi anak berada,” jelas pria yang tengah menjabat sebagai Ketua Umum KADIN Jawa Barat tersebut.
Anak yang dibully, sambung Agung cenderung dibawa ke tempat- tempat sepi yang jauh dari keramaian sehingga tidak terlihat publik. Smartwatch ini bisa menjadi alat yang efektif agar anak yang menjadi korban bully segera diketahui keberadaannya dan segera mendapat bantuan.
“Insya Allah ini bisa menjadi terobosan terbaru untuk melindungi anak- anak kita dari kekerasan yang dilakukan teman sebaya atau orang dewasa. Disamping itu peran orangtua dalam mendidik anak juga sangat dibutuhkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Agung mengimbau kepada para orangtua untuk menjaga komunikasi yang baik dengan anak. Menyediakan waktu luang untuk mendengar cerita- cerita anak dikatakannya dapat berguna untuk menggali informasi mengenai potensi timbulnya suatu masalah selain itu dapat membantu anak dalam menghadapi masalah yang tengah dihadapi.
“Bagaimanapun, bullying masih dapat dicegah melalui komunikasi yang baik dengan anak. Dalam konteks lingkungan di sekolah, orangtua dan guru harus bekerjasama untuk mengawasi perilaku anak agar tercipta sebuah lingkungan positif,” pungkasnya.
Baca Juga: Agung Suryamal Siap Lawan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya
-
5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta
-
6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot
-
4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda
-
Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
-
61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air