Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Indonesia akan segera memiliki perusahaan rintisan (start-up company) kedua yang masuk ke dalam jajaran unicorn atau memiliki nilai valuasi lebih dari satu miliar dolar AS.
"Kita sudah punya satu unicorn. Tahun ini akan ada unicorn yang kedua," kata Rudiantara ditemui usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin malam (14/8/2017).
Perusahaan rintisan di Indonesia yang saat ini termasuk jajaran unicorn adalah perusahaan aplikasi PT Go-Jek Indonesia.
Go-Jek, yang telah beroperasi di 25 kota besar di Indonesia, di pertengahan 2017 ditaksir memiliki valiasi sekitar tiga miliar dolar AS atau lebih dari Rp40 triliun. Valuasi ini naik setelah Go-Jek dikabarkan menerima kucuran modal baru senilai Rp1,4-2 triliun pada Juli lalu.
Rudiantara masih enggan menyebutkan nama perusahaan rintisan yang menyusul Go-Jek sebagai perusahaan unicorn.
"Nantilah, tunggu di akhir tahun," katanya.
Menkominfo mengatakan bahwa hal yang perlu digarisbawahi adalah Indonesia akan mampu memenuhi target menghasilkan minimal satu perusahaan unicorn setiap tahun.
"Target 1 tahun ada unicorn itu terjadi. Pokoknya tahun ini unicorn kedua ada di Indonesia," katanya.
Meskipun belum bersedia memberi bocoran mengenai unicorn kedua Indonesia tersebut, Rudiantara mengatakan bahwa perusahaan tersebut mampu mempekerjakan ribuan tenaga kerja.
Saat ini Indonesia memang memiliki sejumlah perusahaan rintisan potensial, misalnya Tokopedia dan Traveloka.
Tokopedia, seperti diwartakan sejumlah media asing pada Mei dan Juli lalu, dikabarkan akan menerima suntikan dana JD.com dan Alibaba, dua raksasa internet Cina.
Sementara Traveloka, demikian dilaporkan Bloomberg pada akhir Juli kemarin, disebut akan menerima suntikan dana segar senilai sekitar Rp5,3 triliun dari sebuah perusahaan Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Nadiem Klaim Dapat Info soal Kejagung Usut Kasus Chromebook saat Liburan dengan Istri di Luar Negeri
-
Sejak Jadi Mendikbudristek, Nadiem Klaim Kekayaannya Berkurang hingga Tak Dapat Saham Tambahan Gojek
-
Driver 001 Angkatan Pertama Gojek Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim
-
Jelang Tutup Tahun, Transaksi Tokopedia & TikTok Shop Melonjak Hingga 58 Persen
-
GoTo Hadirkan Bursa Kerja Mitra Gojek, Platform Digital Pembuka Peluang Karier Baru
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Kreator Digital Butuh Kecepatan Tinggi, Ini Solusi Penyimpanan untuk Konten 4K hingga 8K
-
4 HP Asus RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Performa Cepat Mulai Rp5 Jutaan
-
Moto Pad 60 Pro vs Huawei Matepad 12X 2026 Mana Paling Worth It? Selisih Rp4 Juta, Spek Beda Tipis
-
Lenovo Pamer ThinkPad X9 15p Aura Edition di CES 2026, Laptop AI Berperforma Kelas Desktop
-
Daftar Harga HP Xiaomi Januari 2026, Cek Seri yang Naik dan Turun Harga
-
Tecno Spark Go 3 Rilis Pekan Ini: HP Murah Sejutaan Mirip iPhone Berfitur Tangguh
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
8 Prediksi Kaspersky, Bagaimana AI Menjadi Ancaman dan Pertahanan Siber Ini Wajib Dilakukan
-
4 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Spek Tinggi Mulai Rp1 Jutaan
-
Bocoran Panas Xiaomi 17 Max: Meluncur April, Kencang Bak Pro tapi Tanpa Fitur Ini!