Suara.com - Arkeolog akhirnya menemukan reruntuhan kota kuno Neapolis, yang hilang disapu bencana alam sejak 1.700 tahun silam. Mereka menemukan kota penting era Romawi kuno itu di bawah lautan wilayah Tunisia.
Ketika melakukan penyelaman dramatis, seperti disitat dari Science Alert, Selasa (5/9/2017), arkeolog menemukan reruntuhan kompleks kota Neapolis berupa jalan, monumen, dan ratusan tempat produksi Garum--saus fermentasi ikan yang terkenal pada eranya.
Ekspedisi tersebut diikuti oleh arkeolog dan periset dari Tunisian National Heritage Institute dan University of Sasari, Italia. Pencarian mereka sendiri sudah berlangsung 7 tahun terakhir, yakni sejak 2010.
"Ini adalah penemuan besar. Sebab membuat kita bisa mengetahui pasti bagaimana struktur Neapolis, yang dulu menjadi pusat perindustrian terbesar Romawi kuno," kata Mounir Fantar, kepala tim arkeolog tersebut.
Ia mengatakan, luas kompleks kota kuno yang mereka temukan di bawah laut itu mencapai 20 hektare.
Kota itu diduga tenggelam setelah dihantam gempa bumi dahsyat pada 21 Juli tahun 365 Sesudah Masehi, sama seperti yang menerpa Alexandria di Mesir dan Pulau Krete Yunani pada era arkais.
Dugaan itu merujuk pada catatan sejarawan kuno Ammien Marcellin.
"Neapolis kali pertama dibentuk pada abad ke-5 Sebelum Masehi. Neapolis sendiri berasal dari kata Yunani, yang berarti 'kota baru'," terangnya.
Baca Juga: Gara-gara Driver Grab Cabul, Penumpang Perempuan Makin Was-was
Penemuan Neapolis juga memiliki peran penting dalam penelitian sejarah politik kuno. Sebab, berdasarkan catatan buku-buku kuno Romawi, kota itu seringkali diperdebatkan.
"Kota itu dikenal karena kesetiaan warganya terhadap kaisar Romawi dipertanyakan. Sementara bagi arkeolog, penemuan ini penting karena bisa mengetahui seperti apa gempa yang mampu menenggelamkannya," jelas Fantar.
Penelitian tersebut, berguna agar manusia bisa mengantisipasi gempa-gempa berskala besar dan bisa menghancurkan dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban