Suara.com - Seorang penulis percaya bahwa dia telah menemukan tempat peristirahatan terakhir Jack the Ripper, Thomas Cutbush, setelah 26 tahun melakukan penelitian yang tak kenal lelah.
David Bullock masih remaja saat mulai menyelidiki kasus Cutbush, yang dianggapnya sebagai tersangka Ripper paling "layak".
Penelitiannya menyebabkan dia memperoleh akses unik ke file Cutbush, sejak tiba di rumah sakit kejiwaan Broadmoor dan mengungkap plot keluarganya di Pemakaman Nunhead, dekat Lewisham di London Selatan tempat dia yakin Cutbush dimakamkan.
Dalam bukunya yang baru, The Man Who Would Be Jack, Bullock mengemukakan kasusnya karena percaya bahwa Cutbush adalah pembunuh berantai yang mengerikan, dan menggambarkan tempat peristirahatannya untuk pertama kalinya.
"Sejak saya menemukan Cutbush, saya telah mencoba untuk mengetahui awal dan akhir hidupnya dan ini adalah potongan jigsaw yang hilang," kata penulis berusia 41 tahun itu, yang juga bekerja penuh waktu sebagai PCSO.
"Orang-orang selalu mengatakan bahwa dia meninggal di Broadmoor, tapi melihat arsip yang saya lihat dia tidak dikubur di sana. Saya menemukan kuburannya dengan mencari tahu di mana anggota keluarganya yang lain dimakamkan, berpikir mungkin mereka dikuburkan di tempat yang sama," bebernya.
Menurut dia, "Jack the Ripper" dimakamkan di Pemakaman Nunhead, yang sebelumnya bernama All Saints, dikenal sebagai Pemakaman Mati karena merupakan salah satu pemakaman Magnificent Seven yang diciptakan untuk mengubur orang mati di London dan dibiarkan tanaman tumbuh liar dan seperti hutan.
Bullock, yang tinggal di Reading, mulai meneliti kasus Jack the Ripper sebagai remaja 26 tahun yang lalu dan mengerjakan bukunya selama sepuluh tahun itu. Dia mengatakan, lebih dari seratus tersangka telah ditunjuk dari waktu ke waktu, tapi hanya sedikit yang "bertahan" begitu Anda "menghancurkannya".
"Bila Anda melihat variabel tersangka ada pada lima atau enam kotak yang perlu Anda pilih," jelasnya.
Baca Juga: Misteri Jack the Ripper Mungkin Telah Terungkap
"Cutbush bekerja di Whitechapel pada saat itu dan sangat mengenal daerah itu, dia memiliki kebencian terhadap pekerja seks, keluarga dan teman-temannya percaya bahwa dia terkait dengan ini karena dia terobsesi dengan pengobatan dan operasi dan anatomi," kata dia.
Dari penelusurannya, Cutbush diketahui mempelajari buku-buku kedokteran dan menggambar mutilasi dan mengatakan pada orang bahwa dia adalah seorang dokter padahal dia tidak.
"Dia berhubungan dengan pelacur, ini telah dikonfirmasi oleh keluarganya dan dia yakin dia terjangkit penyakit dari salah satu dari mereka dan karena dia pikir dia adalah seorang dokter yang dapat mengobati diri sendiri dan diberi obat sendiri," ujarnya.
"Dia ditangkap pada tahun 1891 karena menyerang dua wanita dan melakukan serangkaian pembunuhan," kata dia.
Jack the Ripper diketahui telah membunuh lima, mungkin enam, pekerja seks di Whitechapel pada tahun 1888 dan tidak pernah diidentifikasi. [Mirror]
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Assassins Creed Black Flag Resynced Rilis Juli 2026, Hadirkan Mekanisme Anyar
-
Dimensity 7450 Series Debut: Dukung Kamera 200 MP, Perekaman 4K, dan Fitur Gaming
-
6 HP Kamera OIS Terbaik Harga Rp2 Jutaan 2026, Video Anti Goyang Ala Ponsel Flagship
-
Kelebihan dan Kekurangan Wireless Charger, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli
-
Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP
-
Spesifikasi Oppo Pad Mini: Pesaing iPad Mini dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM 12 GB
-
39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 April 2026, Klaim Draft Voucher hingga Pemain MLS 112-114
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 26 April 2026, Gratis Skin Motor Gintoki dan Granat Justaway