Suara.com - Ponsel, laptop dan perangkat rumah pintar berisiko diretas. Hal ini terungkap dari penelitian yang menemukan cara mengambil alih perangkat menggunakan koneksi Bluetooth.
Kerentanan pada Bluetooth, yang memungkinkan perangkat untuk terhubung secara nirkabel jarak jauh, dapat dimanfaatkan peretas mengambil alih dan mencuri data serta kata kunci. Masalahnya, serangan in diketahui bisa menembus produk dari merek besar termasuk Apple, Samsung, Google dan Microsoft.
Menurut perusahaan riset keamanan Armis, masalahnya mempengaruhi hampir semua perangkat dengan koneksi Bluetooth, dan tidak terbatas pada satu jenis ponsel atau sistem operasi,
Para periset berhasil menyusup ke smartphone Google Pixel, ponsel dan tablet Samsung Galaxy, LG Sports Watch dan sistem audio mobil.
Periset Armis mengatakan bahwa masalah tersebut juga ditemukan di sekitar miliaran perangkat Android, Microsoft, Samsung dan Linux. iPhone dan iPad yang belum diperbarui ke iOS 10 atau yang lebih baru juga rentan.
Serangan tersebut memungkinkan periset mengambil alih perangkat jarak jauh dari jarak dekat, mencuri data dan bahkan meretas kamera.
"Serangan BlueBorne membahayakan kita karena media yang digunakannya. Tidak seperti kebanyakan serangan lain, yang mengandalkan internet, serangan BlueBorne menyebar melalui udara," kata Armis.
Armis mengatakan bahwa serangan Bluetooth bisa jauh lebih agresif daripada peretasan sebelumnya dan tetap tidak terdeteksi oleh sebagian besar tindakan pengamanan terkini.
"Tidak seperti malware atau serangan tradisional, pengguna tidak perlu mengklik link atau mengunduh file yang dipertanyakan. Tidak ada tindakan oleh pengguna yang diperlukan untuk mengaktifkan serangan tersebut," katanya.
Baca Juga: Sony Indonesia Rilis Headphone Bluetooth Nirkabel Terbaru
Microsoft, Google dan Linux memiliki semua patch yang diperkenalkan dapat memperbaiki masalah, menurut Armis. Perangkat Apple yang terbaru sudah terlindungi. [Telegraph]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia