Suara.com - Sejumlah laman daring milik pemerintah Amerika Serikat sukses diretas, oleh peretas yang berafiliasi dengan gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Seperti dilansir Agence France-Presse, Senin (26/6/2017), serangan melalui dunia maya tersebut terjadi di Negara Bagian Ohio dan Maryland, Minggu (25/6).
Ketika diretas, laman-laman pembuka milik pemerintah AS tersebut menampilkan tulisan yang menyatakan hal itu adalah balas dendam terhadap Presiden Donald Trump.
"Kau akan dimintakan pertanggungjawaban Trump! Kau dan rakyatmu akan membayar setiap tetes darah rekan-rekan kami. Aku cinta ISIS," tulis peretas dalam laman pembuka.
Dalam laman yang diretas, teroris dunia maya yang melakukan hal tersebut mengakui dari satuan Team System DZ.
Hingga kekinian, sejumlah laman pemerintah AS tersebut belum kembali dioperasikan karena masih dalam perbaikan.
Berita Terkait
-
Gencatan Senjata Lebaran di Marawi Cuma 8 Jam, Perang Berlanjut
-
Alasan Donald Trump Akhiri Tradisi Buka Puasa Bersama
-
Waspada ISIS, Pakistan Kerahkan 15 Ribu Tentara Jaga Proyek Cina
-
Terindikasi ISIS, Pembunuh Polisi di Sumut Pernah ke Suriah
-
Bendera dan Buku Tentang ISIS ada di Rumah Pembunuh Polisi Sumut
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis