"Sementara Haumea memiliki dua bulan dengan sendirinya, mereka terlalu kecil dan terlalu jauh dari planet kerdil untuk berkontribusi pada cincin itu," kata Sickafoose.
Selain itu, para astronom percaya bahwa cincin raksasa gas itu mungkin merupakan sisa makanan dari asteroid atau benda lain dari luar Tata Surya yang digambar oleh planet-planet dan kemudian terkoyak oleh gravitasi atau tabrakan. Tapi penjelasan itu juga tidak berhasil bagi Haumea dan Chariklo.
"Tubuh kecil ini tidak akan bisa melakukan itu," kata Sickafoose.
Penjelasan paling mungkin untuk cincin Haumea adalah tumbukan besar dan ada beberapa bukti yang terjadi di masa lalu planet kerdil itu. Haumea berbagi tanda air es yang unik dengan beberapa benda lainnya di Tata Surya bagian luar.
Itu adalah tanda bahwa Haumea dan benda-benda lain ini sebenarnya adalah satu tubuh di masa lalu, dan beberapa tabrakan dengan batu lain memisahkan mereka. Mungkin tabrakan yang sama ini juga menyebabkan deru puing-puing.
"Karena kita tahu ada tabrakan dan kita tahu ada cincin, ada kemungkinan besar benda-benda itu saling terkait," kata Sickafoose.
Seiring waktu, cincin dianggap kehilangan energi dan berantakan. Juga partikel yang sangat energik yang mengalir dari Matahari dapat mendorong partikel-partikel di dalam sebuah cincin, yang menyebabkan puing-puing jatuh ke dalam. Jika cincin Haumea dibentuk oleh tabrakan, mungkin terjadi ratusan juta, bahkan mungkin miliaran, bertahun-tahun yang lalu. Jadi sesuatu harus mencegah cincin itu pergi. [The Verge]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring
-
25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan
-
Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS
-
7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan