Suara.com - WhatsApp meluncurkan fitur baru yang memungkinkan Anda dan teman saling melacak satu sama lain secara real time. Fitur anyar ini diberi nama 'Live Location'.
Fitur ini memungkinan pengguna berbagi lokasi dengan teman yang Anda kehendaki. Anda juga dapat mengatur durasi lokasi yang telah dibagikan, mulai dari 15 menit hingga berjam-jam.
"Apakah Anda bertemu dengan teman atau ingin berbagi perjalanan, live location adalah cara mudah dan aman untuk memberi tahu orang-orang di mana Anda berada," kata WhatsApp.
Pihak WhatsApp menjamin bahwa fitur ini aman dari serangan peretas. Sebab, anak perusahaan Facebook itu telah menyematkan enkripsi secara end-to-end.
"Fitur terenkripsi end-to-end ini memungkinkan Anda mengendalikan siapa yang Anda ajak berbagi dan untuk berapa lama," lanjut mereka.
Untuk melakukannya cukup mudah, pengguna hanya perlu pergi ke menu lokasi. Kemudian, Anda akan menemukan opsi baru bernama 'share Live Location'.
WhatsApp mulai menguji fitur baru ini dalam versi beta pada bulan Januari. Untuk saat ini, live location baru tersedia untuk sebagian kecil pengguna.
Fitur Berbagi lokasi langsung akan tersedia bagi pengguna di perangkat Android dan iOS dalam beberapa minggu mendatang. [Telegraph]
Baca Juga: Smartfren Andromax Prime, Bukan Smartphone Tapi Bisa WhatsApp-an
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi