Suara.com - Sebuah catatan yang ditulis fisikawan berdarah Jerman, Albert Einstein untuk seorang kurir di Tokyo, Jepang laku terjual seharga 1,56 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp21 miliar dalam sebuah lelang di Yerusalem.
Seperti yang diwartakan BBC, Rabu (25/10/2017), catatan berisi kalimat tentang "rumus hidup bahagia" itu terjual dalam sebuah lelang yang digelar oleh rumah lelang Winner di Yerusalem.
Sementara sebuah catatan lain di kertas terpisah, yang juga berisi kata mutiara dari penerima Nobel Fisika itu, terjual seharga 240.000 juta dolar atau sekitar Rp3,2 miliar.
Kisah di balik dua catatan itu sendiri sangat unik dan berawal pada 1922, ketika Einstein diundang ke Jepang untuk menyampaikan kuliah. Ilmuwan yang beken dengan teori relativitasnya, saat itu sedang tenar-tenarnya di dunia tetapi belum dianugerahi Nobel Fisika.
Ketika sedang menginap di Hotel Imperial, Tokyo, Einstein didatangi oleh seorang kurir lokal yang membawakannya surat. Kurir itu, sesuai tradisi lokal, menolak untuk menerima uang tip. Sebaliknya Einstein tak memiliki pecahan uang kecil untuk diberikan sebagai tip.
Tetapi Einstein, yang tak ingin kurir itu pergi dengan tangan kosong, punya jalan keluar. Ia menuliskan sebuah catatan dalam bahasa Jerman dan memberikannya kepada sang kurir sebagai kenang-kenangan.
"Mungkin jika Anda cukup beruntung, catatan ini akan menjadi lebih bernilai dari uang tip (di masa depan)," kata Einstein kepada sang kurir seperti dituturkan oleh pemilik catatan itu saat ini.
Pemilik catatan itu sendiri mengaku masih kerabat sang kurir. Ia kini menetap di Kota Hamburg, Jerman dan tak ingin identitasnya diungkap ke publik.
Salah satu catatan yang ditulis di sehelai kertas berlogo Hotel Imperial Tokyo itu berbunyi, "Hidup yang tenang dan sederhana memberikan lebih banyak kegembiraan ketimbang mengejar kesuksesan tetapi penuh dengan kegelisahan."
Sementara di selembar kertas putih polos, Einstein menulis, "di mana ada kemauan, di situ ada jalan."
Meski catatan-catatan itu, yang sebelumnya tak diketahui oleh para ilmuwan maupun sejarahwan, tak memiliki nilai sains, tetapi isinya bisa mencerminkan isi kepala Einstein soal kehidupan secara umum.
Berita Terkait
-
Membedah Makna Damai di Buku Seneca Filsafat Hidup Bahagia
-
Membaca Albert Einstein
-
Buku Teamwork 101, Keberhasilan Datang dari Kerja Sama
-
Teori Einstein Disebut Tak Bisa Menjelaskan Isra Miraj, Time Travel Tidak Ada?
-
Teori Relativitas Einstein Membuktikan Kebenaran Isra Miraj? Mengungkap Sisi Spiritual Dibalik Sains
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN