Suara.com - Facebook menyangkal keluhan para pengguna yang mengatakan ponsel mereka telah disadap. Beberapa waktu belakangan, sejumlah orang melaporkan telah melihat iklan dari hal-hal yang telah mereka diskusikan melalui ponsel mereka, meskipun mereka tidak melakukan pencarian apapun dengan perangkatnya.
Hal itu membuat banyak orang berpikir, media sosial itu telah menyadap penggunanya di latar belakang, dan menggunakan data tersebut untuk menampilkan iklan kepada pengguna.
Itu mengarah ke sebuah posting video yang sangat viral di Reddit, yang konon menunjukkan bukti bahwa Facebook sedang mendengarkan. Dan itu hanya salah satu dari banyak klaim virus bahwa perusahaan menggunakan telepon genggam untuk mendengarkan pengguna mereka.
Facebook telah ditemukan menggunakan solusi dalam aplikasi, untuk menarik kritik tertentu karena memutar iklan di latar belakang agar tetap terbuka. Namun anggota senior dari tim iklannya mengatakan bahwa mereka tidak pernah mendengarkan pengguna tanpa bertanya kepada mereka.
Penyangkalan terakhir terjadi sebagai tanggapan terhadap host podcast yang secara terbuka meminta cerita yang sepertinya memverifikasinya. PJ Vogt, yang menjadi host podcast Reply All, meminta beberapa contoh kebetulan aneh yang telah dilaporkan banyak pengguna Facebook.
"Saya menjalankan produk iklan di Facebook. Padahal kami tidak melakukannya, menggunakan mikrofon untuk iklan Anda. Tidak benar," ujar Rob Goldman, wakil presiden iklan Facebook, diposting di Twitter.
Manajer Facebook telah dibawa ke situs pesaing dalam beberapa pekan terakhir ini dalam upaya untuk mencegah kritik, termasuk pemilihan.
Andrew "Boz" Bosworth, yang biasa menjalankan iklan dan platform bisnis Facebook sebelum pindah ke pekerjaan lain dengan perusahaan, hanya menjawab "tidak benar". [Independent]
Baca Juga: Bunuh Diri Marak, Dinilai Jadi 'Sisi Gelap' Facebook Live
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Redmi Turbo 5 Meluncur 29 Januari: Bawa Baterai 7.560 mAh, Harga Kompetitif
-
7 Tablet Memori 512 GB Murah RAM Melimpah, Desain dan Multitasking Enteng
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Januari 2026: Cara Dapat Diamond Gratis Tanpa Ribet!
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia
-
5 HP Murah Redmi dan POCO Memori 256 GB Januari 2026: Cuma Rp1 Jutaan, Chip Kencang
-
Tecno Hadirkan Megabook T14 Air di Indonesia, Laptop AI Ultra-Ringan 999 Gram untuk Mobilitas Tinggi