Suara.com - Twitter mulai mengambil langkah tegas dengan mencopot pita biru dari akun-akun kontroversial di layanan media sosial tersebut. Pita biru biasanya disematkan pada profil akun-akun pesohor, sebagai tanda bahwa akun mereka telah terverifikasi.
Kebijakan ini diumumkan Twitter pada 15 November kemarin dan beberapa akun milik pendukung gerakan supremasi kulit putih di Amerika Serikat sudah mulai merasakan dampaknya.
Beberapa akun yang sudah kehilangan pita biru antara lain milik Jason Kessler, tokoh pendukung supremasi kulit putih yang kerap melecehkan para imigran di Amerika Serikat.
Selain itu yang status terverifikasinya dicabut adalah akun Baked Alaska dan aktivis sayap kanan Laura Loomer. Nama yang disebut terakhir sudah dilarang menumpang taksi online di AS pada awal November karena menggunggah sebuah postingan anti-Muslim di Twitter.
"Twitter memiliki hak untuk menghapus status terverifivasi kapan pun tanpa pemberitahuan," bunyi kebijakan baru Twitter.
Dalam kebijakan itu dijelaskan bahwa jika akun berpita biru diketahui mempromosikan kekerasan atau memprovokasi pihak lain untuk melakukan kekerasan terhadap orang lain atas dasar perbedaan ras, warna kulit, orientasi seksual, gender, identitas gender, dan agama maka status "elit" mereka akan dicopot.
Twitter juga menjelaskan bahwa pihaknya kini masih dalam tahap awal untuk mengevaluasi akun-akun terverifikasi dan akan mencopot pita biru dari akun-akun yang terbukti melanggar kebijakan barunya tersebut.
Kebijakan baru ini diumumkan Twitter sepekan setelah akun Kessler disematkan pita biru dan disambut oleh kemarahan warganet di AS dan dunia. Pasalnya Kessler adalah salah satu penganjur demonstrasi kulit putih di Charlottesville, AS yang menyebabkan seorang perempuan tewas karena ditabrak secara sengaja oleh sebuah mobil.
Twitter belakangan meminta maaf dan mencabut status terverifikasi Kessler.
Pita biru sendiri dinilai sebagai bentuk "promosi" dari Twitter terhadap sebuah akun dan hanya segelitir dari ratusan juta pengguna Twitter yang memiliki pita biru.
Berita Terkait
-
Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Baskara Mahendra Jadi Sasaran Hujatan KNetz, Warganet Tak Tinggal Diam
-
Dari Thread ke Bioskop, Falcon Pictures Garap Film Waluh Kukus
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian
-
Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?
-
Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati
-
30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos
-
4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI