Samsung Galaxy Note 8 diperkenalkan di Jakarta, Senin (25/9). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
Baru-baru ini, tim peneliti di Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) mengembangkan "bola graphene", bahan baterai unik yang memungkinkan peningkatan kapasitas tenaga 45 persen dan kecepatan pengisian lima kali lebih cepat dari baterai lithium-ion standar.
Secara teori, baterai berdasarkan bahan "graphene ball" hanya membutuhkan 12 menit untuk mengisi penuh. Selain itu, baterai dapat mempertahankan suhu 60 derajat Celsius yang sangat stabil.
Dalam penelitiannya, para peneliti SAIT mencari cara untuk mengaplikasikan graphene pada baterai. Mereka juga harus mencari cara memproduksi grafene secara massal.
Dr. Son In-hyuk, yang memimpin proyek tersebut atas nama SAIT, mengatakan bahwa penelitian mereka bertujuan unuk mencari material multifungsi dengan harga terjangkau.
"Pada saat yang sama, kami dapat meningkatkan kemampuan baterai lithium-ion di lingkungan di mana pasar untuk perangkat seluler dan kendaraan listrik berkembang dengan pesat. Komitmen kami adalah terus mengeksplorasi dan mengembangkan teknologi baterai sekunder seiring dengan tren ini," jelasnya.
Dalam penelitiannya, SAIT berkolaborasi erat dengan Samsung SDI dan juga tim dari Sekolah Tinggi Teknik Kimia dan Biologi Seoul.
Selama ini, dengan baterai lithium standar, pengisian daya paling sedikit memakan waktu satu jam. Bahkan, baterai lithium standar dengan teknologi pengisian cepat, sudah dianggap telah mencapai batas kapasitas untuk ekspansi.
Terobosan tersebut memberikan harapan untuk pasar baterai generasi berikutnya, terutama yang berkaitan dengan perangkat mobile dan kendaraan listrik.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!