Suara.com - Menyambut 2018 yang akan segera datang, Lenovo Mobile telah memutuskan untuk lebih fokus mengembangkan ponsel Motorola ketimbang Lenovo.
Country Lead Lenovo Mobile Business Group Indonesia, Adrie R. Suhadi mengatakan keputusan ini diambil setelah mereka melihat bahwa ponsel Motorola dapat memberikan nilai lebih kepada konsumen ketimbang ponsel Lenovo.
"Kenapa Motorola? Karena mereknya bisa kasih value yang lebih. Dengan segmentasi dan fitur yang sama dengan Lenovo, ponsel Motorola bisa kasih yang lebih untuk konsumen," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/12/2017).
Adrie melanjutkan bahwa ponsel-ponsel Motorola yang dirilis tahun ini juga menghasilkan penjualan yang baik. Bahkan, seri G5S Plus berkontribusi terhadap 15 persen penjualan ponsel Lenovo untuk tahun ini.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mengatakan bahwa pihaknya akan memperbanyak pusat perbaikan eksklusif Motorola di Indonesia. Sejauh ini, pusat perbaikan eksklusif sudah berada di Bandung dan Surabaya.
Kendati akan lebih berfokus di ponsel Motorola, Adrie mengatakan, ponsel-ponsel Lenovo terbaru akan tetap diluncurkan pada tahun depan walau waktunya belum diketahui.
"Ponsel Lenovo akan tetap kami luncurkan tahun depan. Namun untuk waktunya mungkin setelah pertengahan tahun," ucapnya singkat.
Untuk saat ini, Motorola memiliki beragam seri ponsel yang dijual di Indonesia. Seri-seri yang dijual antara lain, Moto Z, G, C, E, dan M.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook
-
XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G
-
TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?
-
Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak
-
4 Pilihan Samsung Galaxy S Series yang Turun Harga 2026, S25 Ultra Anjlok sampai 4 Juta
-
Motorola Razr Fold FIFA World Cup 26 Edition Rilis di Asia, Ada Logo Emas 24 Karat
-
Alat Pelacak Moto Tag 2 Rilis: Pesaing Apple AirTag, Baterai Tahan 600 Hari