Suara.com - Setiap awal tahun, CEO Facebook Mark Zuckerberg selalu menetapkan target baru untuk hidupnya. Di 2018, ayah dua anak ini pun mengaku sudah memiliki target.
Dalam sebuah postingan di akun resminya, Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook mengalami masa yang berat di 2017. Ia menyebutkan bahwa berita palsu dan pelecehan menjadi masalah yang cukup membuat Facebook tercoreng selama 2017.
"Kami saat ini membuat terlalu banyak kesalahan dalam memberlakukan kebijakan dan kami tidak bisa mencegah penyalahgunaan platform kami," akunnya.
Di 2018, ia berambisi untuk menghilangkan segala bentuk kebencian dan pelecahan di platformnya. Ia pun berjanji untuk meminta bantuan pihak terkait.
"Aku menantang diriku di 2018, untuk memperbaiki masalah-masalah tersebut. Aku akan membawa para ahli untuk membantuku," lanjutnya.
Hal yang menarik dalam postingan Zuckerberg adalah, ia juga mengaku tertarik untuk lebih mempelajari teknologi yang tengah populer belakangan ini, seperti enkripsi dan cryptocurrency.
"Walaupun mereka memiliki risiko, saya tertarik untuk melangkah lebih dalam dan mempelajari aspek positif dan negatif dari teknologi ini, untuk menemukan cara terbaik untuk menggunakannya dalam layanan kami," tutup Zuckerberg.
Baca Juga: Presiden PKS Sebut Jokowi Mungkin Mau Tiru Gaya Mark Zuckerberg
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas