Suara.com - Twitter, pada Jumat (5/1/2017), mengumumkan tidak akan memblokir akun milik para pemimpin dunia, bahkan jika mereka mengeluarkan pernyataan yang kontroversial seperti yang lazim dilakukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pengumuman Twitter itu diutarakan hanya beberapa hari setelah Trump, melalui akunnya, mengancam untuk menggunakan senjata nuklir untuk menghancurkan Korea Utara. Twitter sendiri memiliki kebijakkan untuk melarang setiap jenis ancaman kekerasan dalam media sosialnya.
"Twitter ada untuk melayani dan membantu terciptanya diskusi global dan publik. Para pemimpin dunia memainkan perang sangat penting dalam diskusi itu karena pengaruh mereka yag besar terhadap masyarakat," tulis Twitter dalam blog resminya.
"Memblokir para pemimpin dunia atau menghapus tweet kontroversial mereka hanya akan menyembunyikan informasi penting dari publik. Hal itu tak hanya akan membungkam para pemimpin, tetapi juga menutup peluang diskusi tentang gagasan dan tindakan mereka," urai Twitter.
Twitter tak menyebut secara khusus tingkah Trump, yang pekan ini menulis tentang "tombol senjata nuklir" AS yang jauh lebih "besar dan kuat" ketimbang nuklir milik Korea Utara.
Beberapa aktivis mengatakan bahwa seharusnya Twitter memblokir akun Trump, karena secara terbuka telah melemparkan ancaman terhadap negara lain. Twitter dikritik karena dinilai membahayakan dunia dan melanggar aturan yang dibuatnya sendiri. (AFP)
Berita Terkait
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist