Suara.com - Facebook adalah salah satu perusahaan teknologi yang diidam-idamkan para karyawan. Perusahaan ini beberapa kali mendapatkan gelar sebagai "Tempat Kerja Terbaik" dari berbagai situs pencari kerja
Tak hanya dari faktor fasilitas, Facebook juga dianggap memberikan gaji yang terbilang tinggi untuk karyawan. Menurut situs lowongan kerja Glassdoor, rata-rata gaji pokok tahunan di Facebook adalah 120.000 dolar AS, sementara total kompensasi rata-rata berkisar 155.000 dolar AS.
Ketika mewawancara calon karyawan, Facebook memiliki cara tersendiri untuk menentukan besaran gaji karyawan, yang dihitung berdasarkan jenis pekerjaan, pengalaman, dan lokasi kantor.
Sebagaimana dijelaskan oleh Janelle Gale selaku VP Facebook HR, proses negosiasi gaji tidak selalu dilakukan oleh Facebook.
"Kami tidak selalu melakukan negosiasi saat penentuan gaji. Kami tidak memperkerjakan Anda untuk keterampilan negosiasi. Namun terdapat pengecualian untuk jabatan yang membutuhkan keterampilan negosiasi," katanya kepada Business Insider.
Ia melanjutkan, Facebook akan mempertimbangkan gaji yang diterima calon karyawan di perusahaan sebelumnya. Hal itu dilakukan agar calon karyawan merasa diperlakukan adil.
"Jika nilai keseluruhan dari penawaran di bawah gaji sebelumnya, analis kompensasi akan bekerja untuk memberikan penawaran yang kompetitif," lanjutnya.
Terakhir, lanjut Gale, Facebook tidak akan asal memberikan kompensasi kepada seseorang. Menurutnya, kompensasi akan diberikan kepada kandidat yang benar-benar layak.
"Kami memiliki sikap yang sangat ketat tentang kompensasi," tutupnya.
Berita Terkait
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak
-
BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!
-
Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses
-
Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji
-
Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan