Suara.com - Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli mengatakan, isu kebocoran data NIK dan KK tak menurunkan minat masyarakat untuk melakukan registrasi kartu SIM prabayar.
"Ada isu kebocoran data, penjualan data ke negara asing, semuanya sama sekali tidak benar. Database yang terdapat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki keamanan berlapis," ujarnya.
Ia menyebutkan, sudah terdapat 351.595.558 nomor seluler pada pagi ini, Rabu (14/3/2018). Angka tersebut, kata Ramli, naik cukup signifikan dibandingkan akhir Februari, sebesar 294 juta.
Soal kasus penggunaan NIK dan KK yang ditemukan oleh masyarakat, Ramli menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena penyalahgunaan NIK dan KK sebelum kebijakan registrasi kartu prabayar dimulai.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pihaknya akan meminta operator untuk melakukan pemblokiran jika ditemukan nomor yang menggunakan data NIK dan KK yang tidak sesuai.
"Kami juga sudah ketemu dengan Kabaraskrim Porli untuk menelusuri pelaku penyebaran NIK dan KK," jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI Zudan Arif Fakrulloh menegaskan sistem Dukcapil sangatlah aman.
"Kami memiliki banyak lapisan perlindungan yang menjamin perlindungan data masyarakat," tuturnya.
Baca Juga: Wisatawan Tak Bisa Terbang ke Bali Pada 17 Maret, Kenapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...