Suara.com - Dua orang pilot di pesawat berbeda dilaporkan telah melihat sebuah objek aneh yang diduga sebagai UFO di atas Arizona, Amerika Serikat pada Februari kemarin, demikian tulis Live Science mengutip laporan Phoenix New Times pekan ini.
Objek asing yang permukaannya memantulkan cahaya itu diperkirakan terbang di ketinggian sekitar 12.000 meter, di atas kedua pesawat itu. Hingga kini belum ada penjelasan resmi soal objek tersebut, bahkan badan penerbangan sipil federal AS (FAA) juga kebingungan dengan peristiwa itu.
Menurut rekaman percakapan antara kedua pilot itu dengan petugas pemandu lalu-lintas udara (ATC), objek itu dilihat oleh pilot pertama pada 24 Februari, sekitar pukul 15.30 waktu setempat di atas Gurun Sonoran, dekat Phoenix.
"Apakah ada orang lain yang terbang di atas kami, melintas sekitar 30 detik lalu," tanya pilot pertama yang mengemudikan pesawat milik maskapai Learjet ke arab barat, menuju California.
"Negatif," jawab petugas ATC dari Pusat Lalu-lintas Udara FAA di Albuerqueque, New Mexico, AS.
"Ok, tetapi sesuatu baru saja lewat di atas kami," timpal sang pilot lagi.
Menurut Phoenix New Times, pesawat Learjet kala itu terbang di ketinggian sekitar 11.000 meter dari permukaan Bumi.
Beberapa menit kemudian, petugas ATC bertanya kepada sebuah pesawat American Airlines yang terbang di belakang Learjet dan menuju ke arah yang sama.
"American 1095, tolong beritahu kami jika kalian melihat apa saja yang terbang melewati kalian dalam 15 mil ke depan," pinta petugas ATC.
Pilot pesawat Airbus bernomor penerbangan 1095 itu mengiyakan dan benar saja, beberapa menit kemudian ia melaporkan ada benda asing yang terbang berlawanan arah.
"Ya, sesuatu baru saja terbang melewati kami," kata sang pilot.
"Saya tak bisa memastikan itu apa, mungkin sebuah balon atau benda lain... tetapi ia memantulkan cahaya dan ia terbang beberapa ribu kaki di atas kami, pergi ke arah berlawanan," lanjut pilot tersebut.
Beberapa pekan kemudian, pihak berwenang belum juga bisa memastikan objek tersebut dan dari mana asalnya.
Ini bukan laporan pertama terkait dugaan UFP dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan lalu dunia juga heboh setelah seorang bekas pejabat Departemen Pertahanan AS mengungkapkan bahwa pemerintahnya memiliki sebuah program pelacakan UFO sejak 2007 silam.
Program itu bahkan memiliki sebuah rekaman video perjumpaan seorang pilot pesawat tempur AS dengan sebuah objek yang diduga UFO. Objek itu melayang-layang dan kemudian melesat dengan kecepatan sangat tinggi - kecepatan yang belum pernah disaksikan pada kendaraan mana pun di muka Bumi.
Berita Terkait
-
Manga Me and the Alien MuMu Siap Akhiri Petualangan Mumu di Bumi pada Mei
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
-
Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo