- Sebanyak sepuluh ilmuwan dan kontraktor nuklir AS dilaporkan tewas atau menghilang secara misterius dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
- Berbagai insiden menimpa para ahli dari institusi seperti NASA, MIT, dan fasilitas nuklir sejak tahun 2023 hingga 2026.
- Pemerintah AS tengah mengkaji rangkaian kasus tersebut untuk memastikan apakah terdapat keterkaitan serius atau hanya sebuah kebetulan belaka.
Suara.com - Gelombang kematian dan hilangnya ilmuwan di Amerika Serikat kembali memicu tanda tanya besar.
Setidaknya ada 10 ilmuwan hingga kontraktor nuklir AS dilaporkan tewas atau menghilang dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Donald Trump menyatakan pemerintah tengah mengkaji kasus-kasus tersebut.
Trump berharap tidak ada keterkaitan serius di balik rangkaian insiden ini dan menyebut kemungkinan besar hanya kebetulan.
Berikut fakta-fakta penting dari deretan kasus yang menyita perhatian publik:
Steven Garcia: Hilang Misterius
Steven Garcia (48), kontraktor nuklir AS di Kansas terakhir terlihat pada 28 Agustus 2025 di Albuquerque.
Korban pergi berjalan kaki sambil membawa pistol, dan polisi memperingatkan potensi bahaya terhadap dirinya sendiri.
Garcia bekerja di Kansas City National Security Campus, fasilitas yang memproduksi komponen nonnuklir untuk senjata nuklir.
Baca Juga: Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
Korban memiliki izin keamanan tingkat tinggi yang memberinya akses luas ke fasilitas tersebut.
Frank Maiwald: Ilmuwan NASA Meninggal Tanpa Penyebab Jelas
Peneliti Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, Frank Maiwald, meninggal pada 4 Juli 2024 di usia 61 tahun.
Dilansir dari News Nation, Ia dikenal sebagai ahli instrumen penelitian luar angkasa.
Dalam obituarinya disebut, Frank mengelola pengembangan instrumen SBG-VSWIR dan berkontribusi pada berbagai proyek besar.
Namun, penyebab kematiannya tidak pernah diumumkan ke publik.
Berita Terkait
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital