- Presiden Donald Trump mengumumkan rencana pemerintah Amerika Serikat untuk segera merilis dokumen rahasia mengenai fenomena UFO ke publik.
- Pengumuman disampaikan Trump dalam rapat umum di Phoenix, Arizona, sebagai tindak lanjut instruksi resmi kepada Pentagon sejak Februari.
- Kebijakan ini bertujuan memberikan jawaban atas rasa penasaran masyarakat terkait kebenaran fenomena udara tak dikenal dan alien.
Suara.com - Gebrakan baru bakal dilakukan Presiden AS, Donald Trump. Gebrakan baru ini bukan soal perang melawan Iran.
Trump menyebut bahwa pemerintah AS dalam waktu dekat akan merilis dokumen rahasia tentang UFO alias Unidentified Flying Object.
Hal itu disampaikan Trump saat berbicara dalam rapat umum politik yang digelar Turning Point USA di Phoenix, Arizona.
Dilansir dari USA Today, Trump mengaku sengaja memilih forum tersebut karena audiensnya dinilai memiliki ketertarikan tinggi terhadap fenomena UFO.
“Saya senang melaporkan hari ini bahwa proses ini berjalan dengan baik dan kami menemukan banyak dokumen yang sangat menarik,” kata Trump.
“Rilis pertama akan segera dimulai, sehingga Anda bisa melihat apakah fenomena itu benar adanya.”
Kebijakan ini berawal dari instruksi Trump pada Februari lalu kepada Pentagon dan sejumlah lembaga federal untuk membuka arsip terkait UFO, fenomena udara tak dikenal (UAP), hingga dugaan kehidupan luar angkasa.
Langkah tersebut muncul setelah pernyataan Barack Obama dalam sebuah podcast yang menyebut kemungkinan keberadaan alien, meski tanpa bukti langsung.
Trump menegaskan bahwa publik berhak mengetahui informasi terkait fenomena tersebut.
Baca Juga: Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
Trump juga mengakui bahwa topik UFO memiliki daya tarik besar dan terus memicu rasa penasaran masyarakat.
“Ini sesuatu yang benar-benar memikat pikiran,” ujar Trump.
“Banyak pertanyaan yang belum terjawab, dan mungkin sekarang saatnya kita mulai mendapatkan jawabannya.”
Berita Terkait
-
Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
-
Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut
-
Selat Hormuz Dibuka Total, Iran Jamin Jalur Minyak Dunia Aman Saat Gencatan Senjata
-
Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan
-
Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota
-
Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience
-
BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia
-
Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen
-
Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf
-
Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi