Suara.com - Dua koki kondang di Inggris, yang menjadi juri kontes memasak Masterchef UK, menjadi bulan-bulanan para pengguna media sosial di Indonesia, Malaysia, dan Singapura setelah dalam acara itu ia mengatakan bahwa ayam dalam masakan kari rendang seharusnya garing.
John Torode dan Gregg Wallace, nama kedua juri Masterchef UK itu, pada akhir pekan lalu dengan penuh percaya diri mengkritik masakan rendang ayam buatan Zaleha Kadir Olpin, seorang perempuan kelahiran Malaysia yang menetap di Bristol, Inggris.
Rendang ayam menjadi menu andalan Zaleha di babak perempat final Masterchef UK. Ia memadukannya dengan nasi lemak.
Tetapi saat Torode dan Wallace selesai mengecap masakan itu, keduanya tampak kecewa.
"Saya suka rasa rendangnya, ada rasa manis kelapa di sana. Akan tetapi, kulit ayamnya tidak garing. Kulitnya tak bisa dimakan dan semua saus membalut kulit ayamnya, sehingga saya tak bisa memakannya," kritik Wallace.
Sementara Torode dengan yakin bilang, masakan itu adalah "sebuah kesalahan."
Alhasil, Zaleha - yang mengaku memilih memasak menu itu karena kenangan masa kecilnya - tersingkir dari kontes itu.
Tetapi komentar kedua juri itu ditanggai penuh amarah oleh para pengguna internet di Asia Tenggara. Torode dan Wallace dinilai sama sekali tak memiliki wawasan akan kekayaan kuliner Asia Tenggara.
Rendang ayam, seperti yang tak dipahami oleh kedua juri itu, memang tak diracik untuk garis atau renyah. Dimasak dalam santan kaya bumbu, rendang yang merupakan masakan asli Sumatera Barat memang seharusnya lembut dan kaya rasa.
Akibat kritikan mereka yang dinilai serampangan itu, Torode dan Wallace pun ramai dihujat oleh warganet, termasuk di antaranya adalah Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
"Mana ada orang makan rendang ayam 'crispy'?" tulis Najib dalam akun Twitter-nya, Senin (3/4/2018).
"Aku harap orang Malaysia dan Indonesia akan bangkit bersama melawan penghujat rendang ayam crispy ini," tulis pengguna Twitter berakun @kzamri.
"Senang melihat orang melayu Malaysia, Cina, India, dan Indonesia bersatu untuk melawan juri berkulit putih ini karena rendang," tambah @JasmineHazlan dalam salah satu cuitannya.
Berita Terkait
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Jangan Cuma Rendang! Sulap Daging Kurban Jadi 4 Hidangan Nusantara yang Lebih Menggoda
-
Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa
-
Mencicipi Rendang dan Ikan Bakar Juara di Rumah Makan Ganto Sori Kuala Tungkal
-
Menjemput Kelezatan Rendang Kuah Hitam Autentik di RM Pak Haji Munir Jambi
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship
-
25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports
-
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z
-
Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi
-
4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo
-
AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial