Suara.com - Apple resmi merekrut mantan Kepala Pencarian dan Kecerdasan Buatan Google, John Giannandrea. Upaya ini dilakukan Apple untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) mereka.
Pihak Apple menyatakan, Giannandrea akan bertugas untuk mengembangkan mesin pembelajaran dan strategi AI. Ia juga akan menjadi satu dari 16 eksekutif yang melapor langsung ke CEO Apple Tim Cook.
Dalam sebuah surel kepada karyawan Apple, Cook mengatakan kedatangan Giannandrea sejalan dengan visi perusahaan untuk membuat komputer terasa lebih personal.
"John juga sejalan dengan komitmen kami terhadap privasi," jelasnya seperti dikutip dari New York Times.
Salah satu eknologi Apple yang diharapkan akan berkembang karena kedatangan Giannandrea adalah Siri. Sebab, Siri selama ini dikenal kurang efektif dibandingkan saingannya, seperti Alexa atau Google Assistant.
Di Google, lelaki asal Skotlandia ini dikenal sebagai seseorang yang mendorong pengintegrasian AI di seluruh produk Google. Selama masa jabatannya di Google, Giannandrea menjadikan AI sebagai topik penelitian yang paling penting.
Dalam sebuah wawancara dengan MIT Technology Review, Giannandrea menyatakan manusia tidak perlu khawatir dengan kemajuan AI yang semakin cepat.
"Saya hanya percaya bahwa manusia akan masuk ke sistem super-intelligent yang membuat kecerdasan manusia menjadi usang," ucapnya.
Insinyur dengan keahlian AI memang sangat dicari di Silicon Valley. Banyak perusahaan teknologi besar yang menawarkan gaji besar bagi seseorang yang memiliki kemampuan ini.
Baca Juga: Addison Alves Mulai Nyaman Jadi 'Pelayan' Marko Simic
Sebelumnya, Apple juga sudah merekrut insinyur dengan kemampuan AI yang mumpuni. Mereka telah merekrut Russ Salakhutdinov dari Universitas Carnegie Mellon.
Berita Terkait
-
Cara Hapus Akun Google di HP versi Android dan iPhone dengan Mudah
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Fitur Baru Google Gemini Bisa Bikin File Otomatis, dari Word, PDF hingga Excel Tanpa Ribet
-
MacBook Pro 14 inci M5: Laptop Pro yang Kini Semakin Pintar dan Bertenaga
-
Cadence Gandeng Google Cloud, Teknologi AI Gemini Kini Bisa Percepat Desain Chip hingga 10x Lipat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI