Suara.com - Terkadang tubuh melakukan hal-hal yang sangat menjengkelkan dan dianggap tidak berguna. Setidaknya buang angin masih memiliki fungsi dan berkeringat pun bisa mendinginkan kita. Tetapi kemudian ada momen membingungkan ketika mata kedutan dan tidak berhenti.
Mata kedutan secara tidak sadar atau reflek, tidak memiliki fungsi yang jelas, juga tidak berhubungan dengan emosi kita. Lalu, mengapa mata kita berkedut? Apakah ada cara menghentikannya?
Hal pertama yang harus diketahui adalah bahwa mata berkedut itu hal wajar, artinya bukan pertanda masalah medis yang serius. Ada beberapa kemungkinan penyebab mata berkedut.
Tetapi dua yang utama adalah kelelahan dan stres. Keduanya membutuhkan tidur dan relaksasi untuk menyembuhaknnya.
Penyebab ketiga adalah ketegangan mata, kadang-kadang karena melepas kacamata dan ketika ketegangan mata yang dikombinasikan dengan stres dan kelelahan, kedutan dapat terjadi lebih sering. Kedutan terus-menerus mungkin merupakan indikasi Anda perlu mengganti kacamata dan harus pergi memeriksaan mata.
Ketegangan mata juga dapat disebabkan oleh aktivitas komputer dan ponsel cerdas, seprti menatap layar terlalu lama. Jadi, cobalah istirahatkan otot mata lebih sering.
Anda juga bisa menggunakan kacamata komputer khusus untuk menghilangkan ketegangan mata jika bekerja di depan layar untuk waktu lama.
Penyebab lain yang kurang umum dari mata berkedut adalah terlalu banyak kafein atau terlalu banyak alkohol, yang kemudian menyebabkan mata kering. Untuk itu, obat tetes mata adalah cara yang baik untuk mengatasi hal ini, ketidakseimbangan nutrisi dan alergi.
Dua penyebab terakhir bersifat spekulatif. Beberapa orang percaya bahwa diet tidak sehat yang kekurangan zat seperti magnesium dapat menyebabkan mata berkedut.
Baca Juga: Mata Kedutan? Ini Penyebabnya
Selain itu, histamin, yang dilepaskan ketika orang-orang dengan alergi menggosok mata mereka, kemudian mata berkedut. Jika berpikir alergi Anda adalah masalah, berikan obat tetes mata antihistamin, meskipun antihistamin tidak mengeringkan mata Anda atau tablet untuk membantu beberapa kelopak mata berkedut.
Tapi jika mata Anda masih terus berkedut, disarankan datang berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris