Suara.com - Proses registrasi ulang kartu SIM telah berakhir sejak 30 April lalu. Ternyata, ketentuan tersebut berdampak pada jumlah pelanggan operator telekomunikasi, salah satunya Smartfren.
Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan, setelah batas pendaftaran ulang kartu SIM ditutup, jumlah pelanggan Smartfren menjadi sembilan juta pelanggan. Angka tersebut mengalami penurunan dari 11 juta pelanggan pada Desember 2017.
"Sekarang tercatat sembilan jutaan. Tapi turunnya tidak banyak karena dulu pelanggan kami dari Andromax dan Mi-Fi yang tidak berganti-ganti," jelasnya saat ditemui usai acara Buka Bersama Smartfren di Jakarta, Senin (28/5/2018).
Meskipun begitu, dia menambahkan, Smartfren akan terus secara aktif melakukan berbagai kegiatan demi meningkatkan jumlah pelanggan. Salah satunya dengan paket Super Internet Unlimited 4G yang baru dirilis dari harga Rp 149 ribu menjadi Rp 60 ribu.
"Kami targetkan jadi 20 juta lah, dengan tahap awal sebulan sejuta dan selama 10 bulan ke depan," terang Djoko.
Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mewajibkan registrasi kartu SIM dengan batas akhir 30 April 2018. Buat mereka yang melanggar akan mengalami pemblokiran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut