Suara.com - Para peneliti dari Karlsruhe Institute of Technology (KIT) sedang mengembangkan sebuah hidung elektronik. Proyek bernama "smelldect" ini diklaim dapat mencium berbagai macam aroma seperti layaknya hidung manusia pada smartphone.
Dr Martin Sommer yang mengepalai proyek ini mengatakan, hidung elektronik yang sedang dikembangkan memiliki cara kerja yang sama dengan hidung manusia.
Untuk diketahui, hidung manusia memiliki 10 juta sel saraf olfaktori dengan sekitar 400 reseptor penciuman yang berbeda. Reseptor-reseptor tersebut memungkinkan hidung untuk mencium aroma yang berbeda dan mengirimnya ke otak.
"Hidung eletronik kami, nanofibers bereaksi terhadap campuran gas kompleks yaitu aroma. Ia juga menghasilkan pola sinyal untuk mengidentifikasi aroma," jelasnya.
Hidung elektronik tersebut memiliki ukuran sangat kecil dan mengandung semua komponen eletronik yang diperlukan.
"Salah satu kesulitan dalam mengembangkan alat ini adalah aroma yang selalu berubah. Misalnya, bau mawar akan berbeda-beda tergantung dengan cuaca," tambahnya,
Para peneliti memiliki visi agar alat itu dapat digunakan sebagai detektor udara atau alarm asap.
"Atau bisa saja dipasang di smartphone untuk mencium aroma sesuatu saat sedang berbelanja," tutupnya. [Digital Trends]
Baca Juga: Delapan Aksesori Smartphone Aneh Ini Ternyata Bermanfaat
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan