Suara.com - Google Doodle tengah merayakan makhluk-makhluk kecil yang disebut gnome untuk peran besar mereka dalam sejarah Jerman. Caranya dengan menampilkan permainan interaktif terkait dengan gnome. Permainan ini sekaligus menjelaskan sejarah gnome taman yang tak kalah menarik.
Ayo kita ikut merayakannya pula bersama Google Doodle, dan inilah lima fakta unik tentang gnome.
1. Makna di balik topi merah gnome
Gnome sering digambarkan sebagai pria kecil riang yang mengenakan topi merah dan berjanggut putih. Topi berwarna merah gnome yang ikonik bahkan sempat menjadi tren di kalangan masyarakat dalam bentuk topi rajut.
Mayoritas gnome bertopi merah bukanlah tanpa alasan. Berawal dari sebuah cerita rakyat dalam tradisi nelayan Mediterania kuno, diceritakan bahwa nelayan akan mengenakan topi putih di malam hari jika mereka ingin terlihat dalam gelap. Sedangkan jika tidak ingin terlihat, mereka akan menggunakan topi merah.
Gnome dikenal lebih suka bersembunyi dan tetap tak terlihat, oleh karena itu gnome menggunakan topi berwarna merah.
2. Rata-rata hidup 400 tahun
Menurut legenda Swedia, makhluk ajaib ini dapat hidup rata-rata selama 400 tahun. Ras gnome tidak suka tinggal di kota tetapi lebih suka tinggal di lokasi pedesaan di mana mereka bisa membantu para petani.
Baca Juga: Pemudik Melahirkan Bayi Perempuan di Rest Area Tol Purbaleunyi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi