Suara.com - Titan adalah satelit alami terbesar Saturnus yang ditemukan pada tahun 1655 oleh astronom Belanda Christiaan Huygens. Satelit ini, merupakan satu-satunya satelit alami yang memiliki atmosfer padat dan satu-satunya objek selain Bumi yang terbukti memiliki cairan di permukaan.
Titan terdiri dari es air dan materi batu. Atmosfernya sebagian besar terdiri dari nitrogen, senyawa-senyawa kecil yang mengakibatkan pembentukan awan metana dan etana serta kabut organik yang kaya akan nitrogen. Di atmosfer Titan, terdapat lapisan kabut buram yang menghalangi cahaya dari matahari dan sumber lain yang membuat kenampakan permukaan Titan tampak kabur.
Mengamati permukaan Titan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, mengingat kabut tebal yang terdapat di atmosfernya. Namun, belum lama ini lewat laman resmi NASA mengumumkan telah berhasil mendapatkan pandangan paling jelas dari Titan melalui cahaya inframerah.
Terdapat enam gambar inframerah Titan yang mewakili beberapa pandangan global paling jelas dan paling mulus dari permukaan bulan es tersebut. Keenam gambar tersebut dibuat menggunakan data-data yang diperoleh dengan instrumen Visual dan Infrared Mapping Spectrometer (VIMS) pada wahana antariksa Cassini dalam 13 tahun terakhir.
VIMS telah membuat berbagai pengamatan di bawah pencahayaan yang berbeda, kondisi atmosfer dan tampilan selama misi Cassini dan menghasilkan enam pandangan paling jelas. Dengan mengamati permukaan Titan lewat inframerah, instrumen VIMS dapat menembus kabut tebal Titan untuk mendapatkan gambar yang jelas dari permukaan Titan.
Dari gambar-gambar tersebut, para ilmuwan telah menentukan bahwa Titan memiliki permukaan yang cukup kompleks dengan banyak fitur geologis. Dengan menggunakan teknik warna band-ratio, mereka dapat membedakan antara area di permukaan Titan. Terlihat gundukan khatulistiwa ditunjukan dengan warna cokelat dan kemungkinan daerah yang kaya akan es air berwarna biru dan ungu. [Mashable]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud