Suara.com - Untuk mengenang 50 tahun Apollo 11, NASA mengumumkan bahwa mereka dapat "menghidupkan kembali" seluruh pengalaman berjalan di Bulan lewat Virtual Reality (VR).
Dibuat oleh Immersive VR Education, Apollo 11 VR adalah pengalaman realitas virtual yang memungkinkan pengguna merasakan kembali misi Apollo 11 dan melakukan beberapa langkah pertama di Bulan. Pengalaman ini dibuat menggunakan penyimpanan data dan gambar misi yang luar dari publik yang tersedia.
Dilansir dari Firstpost, CEO Immersive VR Education, David Whelan mengatakan bahwa proyek ini mirip dengan data-data penelitian yang dibuat menjadi film dokumenter. Whelan pun menambahkan bahwa dengan repositori informasi yang dikatalogkan oleh NASA memberikan perusahaannya rencana desain yang sangat rinci seperti penggambaran interior pesawat ruang angkasa, pendaratan, hingga modul komando. Bahkan, panel kontrol di kendaraan diciptakan berdasarkan diagram dan data dari keseharian Apollo.
Pengalaman lewat teknologi VR ini tersedia sebagai aplikasi berbayar untuk Oculus Rift, HTC Vive, dan headset VR Sony PlayStation.
Seperti diketahui, Apollo 11 adalah sebuah misi luar angkasa berawak pertama yang berhasil membawa manusia ke Bulan dan kembali dengan selamat. Apollo 11 merupakan salah satu proyek NASA dan diluncurkan pada 16 Juli 1969 menggunakan roket Saturn V.
Tiba di bulan pada 20 Juli pada tahun yang sama, pesawat luar angkasa ini diawaki oleh Neil Amstrong, Edwin Aldrin, dan Michael Collins. Apollo 11 mewujudkan ambisi presiden Amerika Serikat saat itu, John F. Kennedy, yaitu untuk menerbangkan manusia ke Bulan dan mengembalikannya ke Bumi dengan selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan