Suara.com - Dirjen APTIKA Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pangerapan, mengaku tidak bisa menindak lanjuti ulah akun bayaran (buzzer) yang kerap menjamur menjelang Pemilihan Umum. Menurut Semuel, wewenang tersebut ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kominfo lebih kepada pengawasan konten, kami fokus pada konten. Kalau kontennya melanggar undang-undang, maka tak peduli itu buzzer siapa pasti akan kami tutup," kata Semuel seusai launching Telkomsel Innovation Center (TInC) dan Telkomsel IoT Lab di Balai Kartini Jakarta, Rabu (25/8/2018).
Ia menambahkan, untuk pelakunya KPU yang membuat aturan. Namun, mereka bisa melaporkannya ke Kominfo untuk ditindak akunnya.
Lebih lanjut, ketika ditanyai apakah Pemilihan Presiden 2019 mendatang akan bebas dari buzzer.
"Saya rasa tidak, akan tetap ada," tegas Semuel.
Belakangan, isu buzzer kembali mencuat setelah media asal Inggris berhasil mewawancarai salah seorang buzzer yang bekerja untuk memenangkan salah satu calon dalam pemilihan umum Gubernur DKI. Dalam wawancara tersebut diakui, bersama buzzer lain mereka bekerja terus menerus mengunggah tulisan, meme, maupun foto berisi pesan agar publik kembali memilih calon yang mereka sokong melalui sosial media. Semuanya itu diunggah melalui akun-akun palsu yang sengaja dibuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan