Suara.com - Sebuah proyek gabungan antara University of South Australia dan Universitas Stuttgart yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan memantau pergerakan mata dari 42 peserta, digunakan untuk mengidentifikasi kepribadian seseorang. Pelacak mata ini berbasis video dari sensor motoric instruments.
Dari "lima besar" ciri-ciri kepribadian yang terdiri dari openness, conscientiousness, extraversion, agreeableness, dan neuroticism, teknologi AI mampu mengidentifikasi empat ciri dari lima daftar tersebut.
Menurut penelitian, ini adalah pertama kalinya gerakan mata digunakan untuk mengidentifikasi ciri-ciri kepribadian seseorang.
"Ada potensi penemuan ini untuk meningkatkan interaksi antara manusia dan mesin. Orang-orang selalu mencari layanan yang ditingkatkan dan dipersonalisasi. Namun, robot dan komputer saat ini tidak disadari secara sosial, sehingga mereka tidak dapat beradaptasi dengan isyarat non-verbal. Penelitian ini memberikan kesempatan untuk mengembangkan robot dan komputer sehingga mereka dapat menjadi lebih alami dan lebih baik dalam menafsirkan sinyal sosial manusia," jelas Dr Tobias Loetscher dari University of South Australia.
Dilansir dari laman resmi University of South Australia, Dr Tobias Loetscher pun mengatakan, berkat pendekatan machine learning ini para ilmuwan tidak hanya memvalidasi peran kepribadian dalam menjelaskan gerakan mata dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga mengungkapkan karakteristik gerakan mata yang baru sebagai prediktor ciri-ciri kepribadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
-
Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem