Suara.com - WhatsApp telah berjanji mengembangkan alat-alat yang akan memerangi pesan palsu dan menghentikan desas-desus berbahaya menyebar. CEO WhatsApp, Chris Daniels, memberikan kepastian kepada menteri teknologi informasi India selama pertemuan di New Delhi.
Pengumumannya datang setelah Ravi Shankar Prasad, menteri TI, meminta perusahaan untuk mencari cara melacak asal-usul pesan 'jahat', seperti yang menyebabkan serangkaian pemukulan massa di seluruh negeri tahun ini.
"Tidak perlu ilmu roket untuk menemukan pesan," kata Prasad setelah pertemuannya.
India adalah pasar terbesar WhatsApp dengan lebih dari 200 juta pengguna dan satu di mana dikatakan orang meneruskan lebih banyak pesan, foto, dan video daripada negara lain. Ada juga kekhawatiran bahwa para pendukung partai politik dapat menggunakan platform media sosial seperti WhatsApp untuk menyebarkan pesan palsu menjelang pemilihan nasional India pada 2019.
Pada bulan Juli lalu, WhatsApp mengatakan bahwa ke depannya pesan diteruskan akan terbatas pada lima obrolan pada satu waktu, baik di antara individu atau kelompok.
Menteri TI Prasad juga mengatakan, WhatsApp bekerja dengan lembaga penegak hukum untuk mengatasi masalah dan merencanakan kampanye besar untuk mengedukasi konsumen tentang pesan palsu. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek