Suara.com - Para peneliti di sebuah perusahaan keamanan siber Israel, pada Rabu (8/8/2018), mengaku telah menemukan sebuah celah dalam sistem keamanan WhatsApp yang bisa dimanfaatkan peretas untuk mengubah pesan dan menyebarkan informasi sesat alias hoax.
CheckPoint, nama perusahaan itu, mengungkapkan bahwa celah keamanan WhatsApp itu bisa digunakan peretas untuk mencegat pesan yang dikirim oleh pengguna dan memodifikasi isi pesan itu. Memanfaatkan celah itu peretas juga bisa menciptakan dan menyebarkan hoax.
"Kami dengan seksama mengevaluasi masalah ini," tulis WhatsApp dalam pernyataan resminya, menanggapi temuan itu.
Meski demikian WhatsApp menekankan bahwa kerahasiaan pengguna tetap terjaga. Dengan kata lain, hanya pengirim dan penerima pesan yang bisa membaca pesan yang dikirim, meski isinya sudah diutak-atik oleh peretas.
Laporan tentang celah keamanan itu mengemuka ketika WhatsApp dan perusahaan induknya, Facebook, sedang menjadi sorotan karena dituding sebagai salah satu alat untuk menyebarkan hoax.
Bulan lalu WhatsApp mengumumkan akan membatasi pesan yang bisa di-forward, setelah pemerintah India mengancam akan menyensor aplikasi itu di India. Pemerintah India pantas berang, karena sudah lebih dari 20 orang tewas dikeroyok di negeri itu gara-gara penyebaran hoax via WhatsApp.
Didirikan pada 2009 dan dibeli oleh Facebook pada 2014, WhatsApp mengklaim telah memiliki 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia. Sebanyak 65 miliar pesan dikirim melalui aplikasi itu setiap harinya. (AFP)
Berita Terkait
-
Cara Kirim Chat WhatsApp ke Nomor Sendiri, Praktis untuk Simpan Catatan Penting
-
5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa WhatsApp, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
WhatsApp Pecahkan Rekor Tiap Tahun Baru, Ini Deretan Fitur Seru yang Hadir di 2025
-
5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Buat Balas WA, Harga Mulai Rp500 Ribuan
-
WhatsApp Punya Fitur Baru, Transaksi Makin Gampang Jelang Harbolnas
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Moto Pad 60 Pro Hadir untuk Kreator: Tablet Ini Mengerti Cara Ide Bekerja
-
HyperOS Resmi Pensiun dari Deretan HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Ini: Wajib Waspada!
-
53 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 9 Januari 2026, Kantongi Reward Gratis Sekarang Juga!
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari 2026, Gratis Pemain 111-115 dan Token Extra Time PL
-
5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan dengan Memori Internal 256 GB di Tahun 2026
-
Terpopuler: Daftar HP Xiaomi Tahan hingga 5 Tahun, Tablet SIM Card Terbaik 1 Jutaan
-
Grok Buat Wanita Berbikini: Komdigi Soroti Pelanggaran Privasi, Tuai Polemik Internasional
-
Harga POCO M8 5G Lebih Mahal: Pakai Layar Curved AMOLED, Dukung Fitur Tangguh
-
Dimensity 8500 Bakal Setara Snapdragon Berapa? Jadi SoC POCO X8 Pro